Tragedi Toyota Calya Kesetanan di Gunung Sahari, Dikejar Polisi Lawan Arah Hingga Diamuk Massa

Irsyaad W - Kamis, 26 Februari 2026 | 12:00 WIB

Toyota Calya yang melawan arah menabraki sejumlah mobil dan motor di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat sebelumnya dikejar Polisi dan berakhir diamuk massa, (25/2/26)

"Mobil dengan nomor polisi D 1640 AHB diduga menggunakan pelat nomor palsu, sehingga diberhentikan oleh dua polisi lalu lintas yang bertugas," ujar Reynold kepada wartawan di Kantor Polsek Tanah Abang, (25/2/26) malam dikutip dari Kompas.com.

Namun, HM ketakutan dan melarikan diri. Ia masuk ke Jalan Gunung Sahari dan melaju melawan arah dari selatan ke utara di Jalan Bungur Besar.

Di simpang Bungur, Calya hitam itu belok kiri tetap dalam kondisi melawan arah ke barat.

Setibanya di simpang empat Menara Bidakara Alfa Land (MBAL), mobil terus melaju melawan arah di Jalan Pos.

Selanjutnya, Calya berputar arah kembali ke simpang empat MBAL dan kembali belok kiri di jalur berlawanan arah di Jalan Gunung Sahari.

"Di situ mobil terlibat kecelakaan dengan kendaraan sepeda motor," tutur Reynold.

Baca Juga: Amuk Massa Maling Vega Berbalik Arah, Justru 8 Warga Dibekuk Polisi

IG/@jakarta.terkini
Polisi dan warga berhasil mengamankan sopir dan penumpang Toyota Calya yang melaju liar lawan arah tabraki sejumlah mobil dan motor di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, (25/2/26)

Reynold menjelaskan, sebelum kecelakaan terjadi, Toyota Calya tersebut awalnya melaju dari utara ke selatan di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar.

Saat berada di dekat Halte Lapangan Banteng dan hendak diberhentikan petugas, pengemudi justru tetap melaju ke arah selatan.

YANG LAINNYA