"Seperti mesin buat industri makanan dan minumam," tambahnya.
Selain itu, Fuad juga menyoroti titik didih pelumas dan minyak goreng.
Hal ini sangat penting karena umumnya suhu mesin motor berada pada rentang yang cukup tinggi.
"Sebagian besar titik didih pelumas berada pada rentang 370 °c sampai 500 °c," jelas Fuad.
"Sedangkan minyak goreng berada pada kisaran 400 °c sampai 500 °c," tambahnya dalam laporannya.
Ngomong-ngomong soal kekentalan atau yang dikenal dengan SAE, minyak goreng ternyata lebih kental dibandingkan dengan oli mesin.
"Minyak goreng lebih kental dari oli mesin bahkan jika dibandingkan dengan oli mesin kental sekalipun," kata Fuad.
Hal itu membuat minyak goreng riskan mengganggu proses pelumasan kalau dicampurkan dengan oli mesin.
"Apalagi untuk kendaraan yang membutuhkan oli mesin encer," jelas Fuad.