GridOto.com - Formula 1 Musim 2026 akan segera dimulai dengan balapan pertama di Australia pada 6-8 Maret mendatang.
Ajang balap formula tertinggi ini mengalami pergolakan baru untuk 2026 lewat hadirnya regulasi teknis yang berbeda dari sebelumnya.
Rangkuman singkat mengenai regulasi teknis terkini, mobil-mobil Formula 1 2026 itu lebih kecil dari regulasi 2022 dan memiliki aerodinamika aktif yang menggantikan fungsi Drag Reduction System (DRS).
Selain itu, sistem hybrid yang diusung juga berbeda lewat output tenaga motor listrik MGU-K serta kapasitas baterai yang lebih besar dari sebelumnya.
Untuk mesin masih V6 1.600 cc turbo, tetapi kali ini tanpa imbuhan MGU-H yang terpasang pada turbo sehingga terdapat perubahan cara mengemudi untuk musim kali ini.
Baca Juga: Makin Seru, Ini Dua Pabrikan Baru yang Siap Turun Ajang Formula 1
Tentu saja dengan regulasi baru, terdapat istilah-istilah baru yang akan sobat sering dengar ketika menonton balapan Formula 1.
Pertama adalah lift and coast yang merupakan teknik mengemudi melepas gas dan membiarkan mobil melambat saat meluncur.
Teknik ini dilakukan sebelum braking zone dan tujuan utamanya adalah meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Tapi pada 2026, teknik Lift and Coast akan berpengaruh kuat dalam strategi mengingat menjadi salah satu cara pengemudi mengisi daya baterai.
Setelah berbelok, pengemudi bisa melakukan deployment energi tersebut menggunakan Boost Button.
Baca Juga: Motul Kembali ke Ajang Jet Darat, Jadi Pemasok Resmi Pelumas McLaren Formula 1 Team
Boost sejatinya mengaktifkan pasokan energi listrik untuk menggerakkan roda, meningkatkan tenaga dan kecepatan untuk mendekat ke rival.
Fungsi Boost lalu ditambah dengan fungsi Overtake yang sejatinya memberikan tenaga paling besar dari motor listrik, tapi dengan syarat harus ada dalam jarak 1 detik dari lawan di depan.
Mekanisme Overtake ini berbeda dari DRS karena titik deteksinya hanya satu yaitu di tikungan terakhir.
Perlu diingat, semua fasilitas ini harus digunakan dengan bijak dan strategis, atau tidak mobil akan sering mengalami super clipping saat gaspol.
Super clipping terjadi ketika tidak ada lagi tenaga motor listrik yang disalurkan ke roda dan sistem hybrid masuk ke mode pengecasan menggunakan mesin.
Alhasil tenaga yang disalurkan ke roda dari mesin berkurang drastis dan kecepatan mobil juga ikut turun di lurusan.