GridOto.com - Mesin mobil dengan pembakaran dalam pasti membutuhkan oli mesin, baik itu mesin bensin atau diesel.
Oli mesin ini tugasnya untuk melumasi komponen di dalam mesin sehingga memberikan proteksi dari keausan.
Jika diperhatikan lebih jauh, volume oli mesin diesel itu jauh lebih banyak dibanding mesin bensin.
Sebagai contoh, Toyota Kijang Innova bensin 2.000 cc, oli mesinnya sekitar 6,6 liter dibarengi dengan penggantian filter oli.
Sedangkan untuk Toyota Kijang Innova diesel dengan mesin 2.500 cc membutuhkan oli mesin mencapai 7,3 liter juga dengan penggantian filter oli.
Baca Juga: Siap-siap Komponen ini Minta Ganti Kalau Ada Oli di Drat Busi
Lantas kenapa volume oli mesin mobil diesel lebih banyak dibanding mesin bensin?
"Pertama, alasannya karena mesin diesel menghasilkan jelaga atau residu pembakaran yang jauh lebih tinggi, jadi oli mesin harus lebih tahan," sebut Erick Budiman dari bengkel Jakarta Diesel Squad (JDS).
"Volume oli mesin diesel yang lebih banyak dan spesifikasi yang berbeda harus lebih tahan terhadap kontaminasi hasil pembakaran," jelasnya.
Selain itu, temeperatur kerja mesin diesel juga lebih tinggi dibanding mesin bensin sehingga oli mesin yang volumenya lebih banyak akan membantu meredam panas.
"Panas dari mesin diesel enggah hanya didinginkan dari radiator coolant saja, tapi dari oli mesin juga," terang pria yang bengkelnya ada di Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Baca Juga: Banyak yang Belum Tahu, Ini Cara Gunakan Dipstick Oli Mesin yang Benar
Ruang mesin diesel juga lebih besar dibanding mesin bensin sehingga membutuhkan volume oli yang lebih banyak.
Kalau diperhatikan juga dengan seksama, oli mesin diesel memiliki beberapa kandungan yang jauh lebih tinggi seperti total base number (TBN) sampai kandungan deterjen yang tinggi.
Jadi, itulah alasan kenapa volume oli mesin diesel jauh lebih banyak dibanding mesin bensin.