GridOto.com- Filter udara mobil memiliki beberapa jenis dengan karakter berbeda, mulai dari kemampuan penyaringan, perawatan, hingga pengaruhnya terhadap performa mesin.
Filter udara berfungsi menyaring udara sebelum masuk ke ruang bakar agar tetap bersih dari debu dan partikel kotoran.
Secara umum, ada tiga jenis filter udara yang sering digunakan, yakni tipe kertas, busa, dan kain atau performa.
“Untuk pemakaian harian, filter kertas itu masih paling aman karena daya saringnya paling bagus,” jelas Dadang Romadi, pemilik bengkel RJM spesialis mesin mobil matic di Cibeunying, Kota Bandung.
Filter udara kertas merupakan tipe standar bawaan pabrikan yang banyak digunakan pada mobil produksi massal.
Baca Juga: Ternyata Kondisi Jalan Seperti Ini Bikin Filter Udara Motor Bekas Cepat Kotor
Jenis ini unggul dalam menyaring debu halus dan memiliki harga yang relatif terjangkau dibanding jenis lainnya.
Namun, filter kertas tidak bisa dibersihkan secara maksimal dan biasanya harus diganti setiap 10.000 km.
“Kalau sudah kotor, jangan dipaksakan dibersihkan, lebih baik langsung ganti biar mesin tetap sehat,” tambahnya.
Sementara itu, filter udara busa menggunakan material foam yang dilapisi oli untuk menangkap kotoran.
Filter ini cenderung lebih optimal digunakan di kondisi jalan berdebu karena daya tangkap partikel lebih kuat.
Baca Juga: Begini Cara Deteksi Filter Udara Motor Bekas kotor Tanpa Ribet Buka Box Filter
Di sisi lain, perawatannya lebih rumit karena harus dicuci dan diberi oli ulang secara berkala.
“Kalau mau performa sedikit lebih enak, biasanya orang pilih yang bahan kain, tapi tetap harus rajin dirawat,” ujarnya.
Filter udara kain atau stainless steel menawarkan aliran udara lebih besar, namun kemampuan menyaring debu halus tidak sebaik filter kertas sehingga perlu perhatian ekstra.