GridOto.com - Batas toleransi ganti oli mesin mobil umumnya 500–1.000 km dari jadwal, atau telat maksimal 1–2 bulan, namun sebaiknya tidak sering dilanggar.
Batas toleransi ganti oli mesin sering dianggap sepele, padahal melewati jadwal terlalu jauh dapat berdampak langsung pada performa dan usia mesin.
Secara umum, penggantian oli mesin dilakukan setiap 5.000 hingga 10.000 kilometer tergantung jenis oli dan rekomendasi pabrikan.
Untuk keterlambatan berdasarkan jarak tempuh, batas toleransi yang masih dianggap aman berada di kisaran 500 hingga 1.000 kilometer dari jadwal seharusnya.
“Masih bisa ditoleransi sedikit, tapi jangan kebiasaan. Lewat 1.000 km dari anjuran itu sudah terlalu jauh dan risikonya ke mesin,” ujar Deni Sulaeman, pemilik bengkel DS Auto Service di Cimuncang, Kota Bandung, Jawa Barat.
Baca Juga: Ganti Oli Mobil Lubricant, Konsumen Bisa Dapat Rp 70 Juta Hingga Emas 5 Gram
Hal tersebut juga dijelaskan dan dikonfirmasi oleh Auto2000 dari halaman website resminya.
Artinya, jika interval penggantian berada di 10.000 km, maka sebaiknya jika telat tidak melewati 11.000 km dalam kondisi normal.
Namun untuk mobil dengan beban kerja berat seperti sering terjebak macet, toleransi sebaiknya tidak lebih dari 500 kilometer.