Injektor Mesin Diesel Bermasalah, Ini Tanda yang Bisa Dirasakan

Ryan Fasha - Kamis, 19 Februari 2026 | 16:00 WIB

Injektor Diesel Toyota Fortuner atau Toyota Innova

GridOto.com - Mobil diesel modern menggunakan sistem common rail memanfaatkan injektor untuk menyemprotkan bahan bakar ke ruang bakar.

Secara umum, posisi injektor ini langsung berada di ruang bakar atau biasa disebut direct injection.

Tekanan bahan bakar yang tinggi akan membuat pengabutan dan menghasilkan ledakan di ruang bakar.

Injektor mesin diesel ini juga sangat rentan mengalami kerusakan.

Ada beberapa tanda yang bisa dirasakan kalau injektor mesin diesel ini mulai rusak.

GridOto.com
ILUSTRASI. Mesin turbo diesel commonrail

Baca Juga: Anti Jebol, Pasang Turbo Gede di Mobil Diesel Wajib Perhatikan Ini

"Paling umum dirasakan yakni idle atau langsam mobil menjadi kurang stabil," buka Erick Budiman, pemilik bengkel Jakarta Diesel Squad (JDS) di Pondok Bambu, Jakarta Timur.

"Hal ini dikarenakan semprotan bahan bakar di setiap silinder tidak seimbang sehingga membuat putaran mesin tidak balance," tambahnya.

Selain itu juga, tenaga mobil akan tertahan dikarenakan semprotan injektor yang bermasalah.

Solusinya hanya dengan memperbaiki injektor tersebut ataupun menggantinya dengan yang baru.

"Kalau kerusakan belum terlalu parah biasanya bisa dilakukan servis, namun lebih baik diganti dengan yang baru," terangnya lagi.

Odin Auto Parts
Dampak mobil diesel diisi Biosolar, injector velve bermasalah

Baca Juga: Jaga Mesin Mobil Diesel Awet dengan Purging, Ini Penjelasannya

Kerusakan injektor mesin diesel ini biasanya disebabkan dari penggunaan bahan bakar yang kurang bagus.

Sulfur bahan bakar yang perlahan-lahan menumpuk di lubang injektor ini akan membuatnya cepat rusak.

"Bisa juga karena jarang diservis dengan purging, jadi sulfur ini menumpuk dan merusak injektor," tutup Erick.

YANG LAINNYA