Di era motor listrik ini, Mang No kembali hadir dengan karyanya lewat Indomobil Emotor QT.
Menurutnya, desain yang dihadirkan ini untuk memenuhi segmen pasar pemotor yang mencari motor pertama seperti untuk mahasiswa, atau ibu rumah tangga yang butuh kendaraan untuk mobilitas di sekitar perumahan.
"Makanya desain motor dibuat menarik, cantik dan sedinamis mungkin," ujarnya.
Soal inspirasi desain, Mang No menyebut terinspirasi dari burung khususnya Flamingo.
Baca Juga: Baru Diluncurkan, Indomobil eMotor Sprinto Terpesan Ratusan Unit di GJAW 2025
Makanya kalau dilihat dari samping, bentuk motor terlihat membulat pada bagian belakang, dan meramping di sisi bagian depan.
Uniknya lagi, untuk menciptakan desain seperti ini juga tidak butuh waktu lama.
Mang No menyebut hanya butuh waktu berkisar 2-3 minggu saja untuk menyelesaikan desain awalnya ini.
Untuk QT sendiri dibekali baterai tunggal berkapasitas 60V 24Ah, dengan motor penggerak berdaya 1,5 kW.
Dengan spesifikasi ini motor diklaim punya kecepatan maksimal 60 km/jam dengan Jarak tempuh hingga 70 km dalam sekali charge.
Sedangkan QT Pro dibekali baterai ganda dan sudah punya fitur Regenerative Braking.
Fitur ini membuat QT Pro diklaim punya kecepatan maksimal 70 km/jam dengan Jarak tempuh hingga 135 km.
Soal harga, Indomobil Emotor QT dibanderol Rp 15 juta OTR Jakarta, dan QT Pro 18,8 juta OTR Jakarta.