Makin Mudah, PLN Sediakan 4.655 SPKLU Support Mobilitas EV di 2025

Hendra - Kamis, 12 Februari 2026 | 08:06 WIB

Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU di SPBU

GridOto.com- Pertumbuhan mobil listrik atau electric vehicle terus ditunjang dengan infrastruktur seperti ketersediaan SPKLU

Berdasarkan data GAIKINDO, tahun ini mobil listrik mengambil market share 12 persen dari total penjualan nasional. 

Dengan semakin meningkatnya populasi mobil listrik, PT PLN terus menghadirkan charging station di seluruh Indonesia. 

Sepanjang 2025 PT PLN bersama mitra  menghadirkan 4.655 mesin SPKLU di berbagai wilayah Indonesia.

Angka ini meningkat 44% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 3.223 unit.

Pertumbuhan jumlah SPKLU dibarengi dengan sebaran lokasi yang semakin luas.

Pada 2025, jangkauan SPKLU tercatat telah beroperasi di 3.007 titik lokasi.

Naik signifikan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 2.192 lokasi.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa peningkatan jumlah SPKLU ini merupakan komitmen perseroan dalam mendukung ekosistem EV di tanah air.

Baca Juga: Libur Nataru Mobil Listrik Nyolok Terus di SPKLU, Ini Data dari PLN

“Ketersediaan SPKLU yang semakin masif dan merata, kami ingin memberikan rasa aman serta kenyamanan bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik,” ujar Darmawan.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menyampaikan bahwa upaya pemutakhiran teknologi pada SPKLU juga terus dilakukan.

Tercatat, saat ini telah tersedia 633 unit Ultra Fast Charging, 482 unit Fast Charging, 2.681 unit Medium Charging, serta 859 unit Standard Charging.

“Kami tidak hanya fokus di kuantitas, tapi juga kualitas layanan. Hadirnya teknologi pengisian daya yang lebih cepat diharapkan dapat mengurangi range anxiety para pengguna EV,” jelas Adi.

Di sisi lain, minat masyarakat terhadap layanan Home Charging Services (HCS) PLN juga melonjak tajam.

Hingga akhir 2025, tercatat 70.250 pelanggan telah menggunakan layanan HCS, meningkat pesat dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 32.215 pelanggan.

Pertumbuhan HCS ini didorong oleh berbagai program stimulus yang ditawarkan PLN, seperti promo diskon 50% untuk biaya pasang baru.

Ataupun tambah daya serta diskon tarif tenaga listrik sebesar 30% bagi pengisian daya pada pukul 22.00–05.00 WIB, yang berlaku sejak 1 Juli 2025 hingga 30 Juni 2026.

Selain memperkuat infrastruktur fisik, PLN juga mengoptimalkan layanan digital Electric Vehicle Digital Services (EVDS) pada aplikasi PLN Mobile sebagai pendukung operasional pengguna.

Melalui fitur Trip Planner, pengguna kendaraan listrik dapat merencanakan rute perjalanan dengan mempertimbangkan jarak tempuh dan lokasi SPKLU, sementara fitur AntreEV membantu mengatur antrean pengisian daya agar layanan tetap tertib di tengah lonjakan mobilitas.

“Seiring dengan ekosistem EV yang terus bertumbuh, kami akan terus meningkatkan kesiapan layanan pengisian kendaraan listrik melalui penguatan infrastruktur di berbagai wilayah dan layanan digital yang semakin solid,” tutup Adi.

YANG LAINNYA