Yang unik pada area atas tangki ada semacam sabuk, seperti layaknya motor di era kejayaan Agostini.
Makin bikin berdecak kagum ketika melihat area roda, karena pakai pelek jari-jari!
Jarang ada superbike full fairing 1.000 cc yang pakai pelek jari-jari, biasanya pelek palang model tempa (forged) atau karbon.
Beda dengan Superveloce 1000 Ago, justru peleknya pakai model jari-jari dengan penempatan saling silang yang tak seperti pelek pada umumnya!
Sebagai penopangnya kedua suspensi pakai Ohlins tipe elektronik, sistem remnya tentu dari Brembo.
Nah roda belakang makin eksotis karena pakai lengan ayun tunggal.
Mesinnya tentu saja hampir 1.000 cc, tepatnya 998 cc, 4 silinder segaris DOHC 16 katup, injeksi, berpendingin cairan, dengan tenaga maksimal mencapai 208 hp di 13.000 rpm, top speed lebih dari 300 km/jam.
Saat ini di Indonesia MV Agusta berada di bawah naungan APM baru, yaitu TDA Luxury Toys, dan ini adalah keikutsertaan mereka yang pertama di IIMS 2026.
“IIMS menjadi momen yang tepat bagi kami untuk membawa MV Agusta ke hadapan publik yang lebih luas, dengan tetap menjaga karakter dan nilai brand ini."
"TDA Luxury Toys menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap brand MV Agusta di market Indonesia.” ujar Welly Tjandra sebagai President Director TDA Luxury Toys.
“Kami membawa MV Agusta apa adanya, dengan karakter, standar, dan nilai sejarah yang sama seperti di pasar global.” imbuhnya.
Selain Superveloce 1000 Ago, TDA Luxury Toys juga membawa beberapa model lain seperti Brutale 1000, F3 800 dan Enduro Veloce.