- Seksi 1: Sta 0+000 - Sta 16+500 sepanjang 16,5 kilometer.
- Seksi 2: Sta 16+500 - Sta 37+350 sepanjang 20,85 kilometer.
Kedua seksi tersebut saat ini masih dalam tahap pembebasan lahan.
Gudang Garam menyuntikkan tambahan modal kepada SSAT sebesar Rp 1,5 triliun melalui transaksi afiliasi.
Peningkatan modal SSAT itu dalam rangka pembangunan Jalan Tol Kediri-Tulungagung.
Direktur Gudang Garam, Istata T Siddharta menjelaskan, transaksi afiliasi itu berupa pengambilan saham-saham baru yang dikeluarkan oleh SSAT sebanyak 1.500.000 saham, dengan penyetoran tambahan modal oleh Perseroan sebesar Rp 1,5 triliun.
Sehingga, modal ditempatkan dan disetor ke SSAT yang semula sebesar Rp 2 triliun kini telah bertambah menjadi sebesar Rp 3,5 triliun.
Baca Juga: Calon Jalan Tol Baru Ini Direstui Prabowo, Terkenal Punya Air Terjun di Tepi Jalan Utama
Dengan begitu, kepemilikan Gudang Garam sebanyak 3.499.999 saham atau sebesar Rp 3,49 triliun, dan kepemilikan PT Suryaduta Investama sejumlah satu saham atau sebesar Rp 1 juta.
Perubahan jumlah modal ditempatkan dan disetor ke SSAT tersebut ditetapkan dalam Keputusan Pemegang Saham Di luar Rapat Umum Pemegang Saham (Keputusan Sirkuler) SSAT tertanggal 15 Mei 2025 sebagaimana tertuang dalam Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Pemegang Saham SSAT No. 03, tanggal 15 Mei 2025.
"Transaksi afiliasi yang bertujuan untuk meningkatkan modal SSAT tersebut, dilakukan untuk mendukung kelanjutan proses pembangunan proyek Jalan Tol Kediri-Tulungagung, Jawa Timur, yang dibangun oleh Perseroan melalui SSAT," tukas Istata dikutip dari laman Keterbukaan Informasi BEI.