Pembangunan Tol Kediri-Tulungagung membuka akses dan mempercepat pembangunan di kawasan Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan, kawasan Bromo-Tengger-Semeru, serta lingkar Wilis dan lintas selatan.
Tol Kediri-Tulungagung merupakan salah satu proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) prioritas pemerintah tahun 2026.
Proyek ini digarap oleh emiten rokok raksasa di Kediri, yaitu PT Gudang Garam Tbk (GGRM) lewat anak usahanya, PT Surya Sapta Agung Tol (SSAT).
SSAT merupakan anak usaha Gudang Garam yang didirikan sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Jalan Tol Kediri-Tulungagung.
Melansir Kompas.com, rincian progres proyeknya, bagian Akses Bandara Dhoho Kediri terbagi menjadi dua seksi, yakni:
- Seksi 1: Sta 3+400 - STA 6+820 sepanjang 3,42 kilometer dengan progres konstruksi 57,25 persen.
- Seksi 2: Sta 0+000 - Sta 3+400 sepanjang 3,4 kilometer dengan progres konstruksi 42,62 persen.
Baca Juga: Bukan Orang Sembarangan, Mengenal Ir Sedyatmo Yang Namanya Dipakai Jalan Tol
Sementara bagian Main Road Tol Kediri-Tulungagung juga terbagi menjadi dua seksi, yakni: