Kenapa Suhu Mesin Mobil Mudah Naik Saat Macet? Ini Alasannya

Fahmy Fauzy Muhammad - Sabtu, 31 Januari 2026 | 11:00 WIB

ILUSTRASI. Indikator temperatur mesin mobil

GridOto.com- Banyak pengemudi mobil mendapati indikator suhu mesin cepat naik saat terjebak kemacetan panjang.

Kondisi ini sering menimbulkan kekhawatiran karena mobil terasa normal saat jalan lancar.

Padahal, kemacetan membuat sistem pendinginan mesin bekerja jauh lebih berat dibanding kondisi normal.

Menurut Alif Helmi, penanggung jawab bengkel Rama Teknik di Universitas Pamulang, masalah ini paling sering dipicu minimnya proses pembuangan panas.

“Kalau mobil berhenti lama, pendinginan mesin sepenuhnya bergantung ke kipas radiator,” ujar Alif.

FahmyFM/GridOto.com
Kipas radiator mobil rusak

Baca Juga: Perlu Tahu, Ini Salah Satu Penyebab Indikator Oli Mesin Mobil Menyala

Saat mobil melaju, udara alami membantu mendinginkan radiator melalui kisi-kisi depan.

Namun ketika macet, aliran udara alami hilang sehingga kipas radiator menjadi satu-satunya andalan.

Jika kipas radiator sudah lemah atau tidak berputar normal, panas mesin tidak bisa dibuang dengan optimal.

“Di bengkel, banyak kasus overheat saat macet ternyata kipasnya sudah lemah atau mati total,” jelas Alif.

Selain itu, radiator yang kotor atau tersumbat kerak juga menghambat sirkulasi cairan pendingin.

Menambahkan air radiator atau coolant jangan langsung di lubang pengisian radiator

Baca Juga: Mesin Mobil Alami Overheat Bisa Bikin Turun Mesin, Ini Jawabannya

Volume coolant yang berkurang akibat kebocoran halus sering luput disadari pemilik kendaraan.

"Nah air coolant yang udah berkurang atau sampai kering malahan gak disadari sama pemilik mobil, itu juga yang bikin overheat," jelasnya.

Kerusakan pada termostat atau pompa air juga membuat aliran coolant tidak berjalan semestinya.

YANG LAINNYA