Mudik Lebaran 2026 Jadi Lebih Lancar, 4 Tol Baru Ini Dibuka Fungsional

Ferdian - Rabu, 28 Januari 2026 | 21:00 WIB

Ilustrasi tol Jogja

GridOto.com - Sebanyak empat ruas tol baru akan dibuka secara fungsional selama  periode arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Pengoperasian ruas-ruas tersebut diharapkan mampu membantu mengurai kepadatan lalu lintas di sejumlah titik krusial, terutama pada jalur utama pergerakan pemudik.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan kesiapan tol fungsional ini adalah bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran dan kenyamanan perjalanan masyarakat saat Idul Fitri 2026.

“Jasa Marga menyiapkan empat ruas tol baru yang akan difungsionalkan,” ujar Rivan dalam acara Mudik Outlook 2026 Kompas TV di Menara Kompas, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

Ruas pertama yang akan difungsionalkan adalah Jalan Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan.

Tol ini dinilai menjadi salah satu yang paling dinantikan karena dapat memotong arus dari Tol Jakarta–Cikampek eksisting, kemudian terhubung dari Sadang menuju Setu, dan selanjutnya terkoneksi dengan JORR 2.

Kehadiran Japek II Selatan diharapkan dapat membantu kelancaran arus balik, khususnya dari arah Bandung.

Baca Juga: Bukan Orang Sembarangan, Mengenal Ir Sedyatmo Yang Namanya Dipakai Jalan Tol

Secara keseluruhan, koridor Tol Japek II Selatan memiliki panjang 62 kilometer.

Pada Lebaran 2026, ruas yang direncanakan difungsionalkan mencapai 54,75 kilometer, meliputi Paket 2A Setu–Sukaragam sepanjang 10,50 kilometer, Paket 2B Sukaragam–Bojongmangu sepanjang 13 kilometer, serta Paket 3 Bojongmangu–Sadang sepanjang 31,25 kilometer.

Ruas kedua adalah Tol Yogyakarta–Solo dengan total panjang 96,57 kilometer.

Saat ini, sepanjang 30,15 kilometer telah beroperasi bertarif, mencakup segmen Kartasura–Klaten sepanjang 22,30 kilometer dan Klaten–Prambanan sepanjang 7,85 kilometer.

Pada Lebaran 2026, Jasa Marga juga akan memfungsionalkan segmen Prambanan–Purwomartani sepanjang 12,23 kilometer.

Rivan menjelaskan, tambahan ruas tersebut akan memangkas kepadatan yang selama ini kerap terjadi di sekitar Prambanan.

“Tahun lalu kita masih sampai Prambanan, sekarang dilanjutkan hingga Purwomartani atau arah Kalasan. Panjangnya hampir 12 kilometer dan cukup signifikan mengurangi kepadatan saat keluar Prambanan,” ujarnya melansir Kompas.com.

Tol ketiga yang disiapkan adalah Tol Probolinggo–Banyuwangi Tahap I, khususnya segmen Probolinggo–Besuki.

Baca Juga: Kuasai Keadaan, Lakukan Ini saat Mengalami Pecah Ban di Jalan Tol

Panjang ruas yang akan difungsionalkan mencapai 49,68 kilometer, terdiri atas Paket 1 Gending–Kraksaan sepanjang 12,88 kilometer, Paket 2 Kraksaan–SS Paiton sepanjang 11,20 kilometer, serta Paket 3 SS Paiton–Besuki sepanjang 25,60 kilometer.

Menurut Rivan, keberadaan tol ini akan memangkas waktu tempuh yang selama ini cukup panjang.

Dengan difungsikannya ruas tersebut, perjalanan dari Surabaya melalui Pasuruan dan Probolinggo menuju Besuki akan menjadi lebih efisien, sebelum melanjutkan perjalanan ke arah Ketapang.

Ruas keempat adalah Tol Yogyakarta–Bawen dengan panjang koridor 75,82 kilometer.

Pada periode mudik Lebaran 2026, tol ini akan difungsionalkan di Seksi B Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 kilometer.

Ruas tersebut diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan Bawen dan Ambarawa yang selama ini dikenal padat, sekaligus memangkas waktu tempuh pemudik.

“Bawen–Ambarawa merupakan kawasan dengan tingkat kepadatan tinggi. Kehadiran tol fungsional ini diharapkan bisa membantu memperlancar arus dan mempersingkat waktu perjalanan,” pungkas Rivan.

YANG LAINNYA