Apalagi e-Palette sudah mendapatkan optimasi untuk memberikan aksesibilitas yang besar untuk penumpang dan penumpang disabilitas.
Ditambah ruang kabinnya diklaim fleksibel untuk banyak penggunaan, termasuk menjadi coffee shop berjalan atau tempat nonton bareng (nobar) sekalipun.
Baca Juga: Toyota Tutup 2025 Sebagai Market Leader dan Penjualan Tertinggi di Asia Tenggara
Paling canggih dari e-Palette adalah sudah teroptimasi dengan kemudi otonom hingga Level 4.
Kehadiran e-Palette dengan autonomous driving kit (ADK) diekspektasi pada 2027 dan bakal menggantikan posisi pengemudi yang mengontrol langsung steer-by-wire bus ini.
Tentu saja sebagai kendaraan mobilitas ramah lingkungan, Toyota e-Palette ditenagai sepenuhnya oleh listrik dengan baterai yang cukup besar.
Motor listriknya mampu melontarkan tenaga 150 kW atau 201 dk dan torsi puncak 266 Nm, mirip seperti bZ4X.
Ia juga dipadukan baterai Lithium-ion berkapasitas 72,82 kWh sehingga bisa menempuh jarak 250 kilometer dalam sekali pengecasan.