Sekring di Mobil Bekas Jangan Asal Ganti, Rawan Terjadi Hal Ini Gaes

ARSN - Senin, 26 Januari 2026 | 21:21 WIB

ilustrasi kotak sekring di mobil bekas

GridOto.com - Pemilik mobil bekas yang sudah berumur harus perhatikan kondisi jalur kelistrikan.

Makanya pemilik mobil wajib melakukan pengecekan kondisi sekringnya.

Hal ini penting dilakukan agar mobil kalian tidak mengalami kejadian fatal suatu hari nanti.

Karena apabila asal ganti sekring, bisa memperbesar risiko terjadinya korsleting pada mobil.

Korsleting kerap kali menjadi penyebab utama mobil terbakar tiba-tiba.

"Kalau ganti sekring, sebaiknya tetap pilih yang kapasitas Ampere-nya sama, jangan lebih kecil atau lebih besar," buka Andy Santoso pemilik Bengkel Mobil 77 di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.

"Sekring yang diganti ampere kecil biasanya lebih cepat putus karena arus listrik melebihi kapasitasnya," terang pria yang sering dipanggil kode ini.

blogspot.com
Ilustrasi sekring normal (kiri) dan sekring meleleh (kanan)

"Kalau ampere sekring diganti yang gede takutnya kabelnya yang meleleh atau korslet," ujarnya.

Hal ini dikarenakan arus listrik yang diterima sebenarnya sudah melebihi dari batas kemampuan kabel.

"Tapi karena sekringnya sudah lebih besar kapasitas Ampere-nya, sekringnya enggak memutus aliran listrik tersebut," sambung Opik, mekanik bengkel 77.

Imbas dari arus listrik berlebih seperti ini paling ringan bisa membuat kotak sekring atau jalur kabel meleleh.

Paling sial, kabel meleleh dan menyebabkan korsleting tanpa diduga.

Nah kan, sesuaikan sekring dengan spek yang tertera pada buku manual atau tutup sekring mobil ya gaes.

Itulah yang akan terjadi bila kalian asal ganti sekring di mobil bekas kesayangan.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Lima Hal Ini Bisa Bikin Mobil Bekas Boros Bahan Bakar Saat Mudik

YANG LAINNYA