Oke pun menjelaskan langkah yang harusnya diambil agar risiko celaka dapat diminimalisir, kuncinya adalah jangan panik.
Jika motor mulai terasa kehilangan kendali di atas genangan air, inilah langkah yang harusnya diambil menurut Oke:
Tutup Gas Perlahan
Jangan melepas gas secara mendadak.
Kurangi putaran mesin secara bertahap agar kecepatan turun perlahan.
Jangan Mengerem
Hindari penggunaan rem depan maupun belakang secara ekstrem.
Biarkan momentum motor berkurang secara alami sampai ban menyentuh aspal lagi.
Pertahankan Posisi Tegak
Jangan mencoba berbelok atau bermanuver miring.
Sebaliknya, sebaiknya jaga agar setang tetap lurus.
Fokus ke Depan
Arahkan pandangan ke area jalan yang kering atau lebih aman.
Sebagai langlah preventif, Oke selalu mengingatkan agar kita rutin mengecek kondisi motor, utamanya ban
"Ingat, ban motor kita adalah satu-satunya titik kontak dengan bumi. Jika kita memaksanya berhenti saat ban sedang mengapung, berarti kita sedang mengundang petaka. Turunkan kecepatan sebelum masuk genangan, bukan saat sudah di dalamnya," tegas Oke.
Terakhir ia berpesan bawha kecepatan 40 km/jam di kondisi basah bisa jauh lebih berbahaya daripada 80 km/jam di kondisi kering jika kita tidak paham risikonya.