Awas! Mengerem saat Terjadi Aquaplaning Malah Bikin Celaka, Ini yang Benar Menurut Ahli Safety

Dida Argadea - Selasa, 20 Januari 2026 | 18:30 WIB

Ilustrasi berkendara saat hujan (Dida Argadea - )

GridOto.com - Aspal mulus dan jalanan beton yang membentang panjang memang menggoda untuk kita memacu motor.

Namun saat musim hujan tiba jalur ini tetap menyimpan risiko mematikan dan sering disepelekan, Aquaplaning.

Kondisi ini sering kali terjadi tanpa peringatan dan bisa berujung fatal jika kita salah mengambil tindakan.

Buat yang belum tahu, aquaplaning atau hydroplaning adalah kondisi di mana ban motor kehilangan kontak langsung dengan permukaan jalan.

Jadi bukannya membelah air, ban motor justru mengapung di atas lapisan air.

Menurut Oke Desiyanto, Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng, hal ini bisa terjadi karena kecepatan tinggi, kondisi ban yang sudah botak, atau adanya cekungan air di permukaan jalan.

Celakanya, mungkin banyak dari korban yang justru secara reflek melakukan pengereman saat terjadi aquaplaning, padahal hal itu justru berbahaya.

"Saat terjadi aquaplaning, roda tidak memiliki traksi atau cengkraman ke aspal. Jika kita mengerem secara mendadak (terutama rem depan), roda akan langsung terkunci," terang Oke lewat siaran resminya.

"Karena tidak ada gesekan antara ban dan aspal, motor akan terpelanting atau lowside seketika," jelasnya.

Baca Juga: Biar Nggak Cepet Aus, Begini Cara Bikin Rantai Motor Awet Saat Musim Hujan