GridOto.com - Maskulinitas BAIC BJ30 Hybrid AWD diteruskan dari eksterior hingga interiornya yang mewah.
Balutan serba hitam menyambut kami dengan megah, ditambah jahitan-jahitan berwarna oranye yang membuat mata segar.
Paling segar memang ada di dasbornya yang masih terasa seperti SUV off-road, lengkap dengan aksen mirip grab handle pada sisi penumpang.
Di dekat aksen grab handle tersebut, terdapat grafis pegunungan yang tergambar pada panel.
Lalu dari tuas transmisi yang menyerupai tuas throttle pesawat juga membuatnya semakin maskulin.
Baca Juga: Dealer ke-16 BAIC Indonesia Resmi Berdiri di Yogyakarta, Tukar Tambah Mobil Bekas Dilayani
Tentu saja sebagai mobil modern dari Negeri Bambu, sentuhan teknologi juga memperkaya kesan mewah kabin BJ30 Hybrid AWD.
Antarmukanya sudah didominasi oleh layar, baik untuk instrumen dengan layar 10,25 inci, dan layar sentral 14,6 inci.
Sayangnya dibandingkan dengan mobil-mobil rivalnya, kami terkadang menemui sistem operasi layar milik BAIC kurang responsif.
Untung saja, untuk mengontrol panoramic sunroof miliknya, BAIC masih memberikan kontrol manual.
Bagaimana dengan posisi duduk? Berkat jok elektris dan setir tilt dan telescopic, kami bisa duduk cukup rendah di dalam kabin BJ30 Hybrid AWD.
Baca Juga: Mantap! BAIC Mulai Kirim 100 Unit BJ30 ke Konsumen
Pastinya, serendah-rendahnya duduk di SUV off-roader seperti BJ30 Hybrid masih mendominasi dan membuat pengemudi pede.
Paling asyik itu ketika duduk di belakang, di mana tiga penumpang BJ30 Hybrid ternyata mendapatkan ruang kaki yang lapang.
Ini menjadi salah satu keuntungan memakai motor listrik untuk menggerakkan roda belakang dan packaging baterai yang apik pada BJ30 Hybrid.
Benefit tambahan, ruang bagasinya juga lega. Meskipun tidak bisa memuat satu lagi baris kursi, sih.