Asli Indonesia, Lulusan ITB Ini Jadi Insinyur Penting di Tim F1 Cadillac

Naufal Nur Aziz Effendi - Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:30 WIB

Stephanus Widjanarko, enjiner penting di tim Cadillac F1 asal Indonesia lulusan ITB (Naufal Nur Aziz Effendi - )

"Saya bertemu dengan salah satu mantan engine designer di Toyota F1, dan saya banyak mengobrol mengenai suasana kerja di F1. Hingga akhirnya berhasil diterima di Scuderia Toro Rosso," lanjut Tephie.

Stephanus pun mengawali karirnya di ajang jet darat pada 2013, menjadi bagian tim desain Scuderia Toro Rosso dengan tugas mendesain Computational Fluid Dynamics (CFD) aerodinamis di bagian external aero development.

Dia bertugas merancang bagian depan berdasarkan sisi aerodinamisnya. Secara detail ada pada bagian sayap depan, hidung, forward barge board, tata letak suspensi dan pelindung ban.

Karirnya di tim asal Faenza, Italia tersebut terus merangkak naik. Pada Februari 2019, Tephie menduduki jabatan sebagai Senior Aero Performance Engineer saat tim tersebut berganti nama menjadi Scuderia AlphaTauri.

Lalu saat tim kembali berubah nama menjadi Visa Cash App RB (Racing Bulls), Tephie masih mempertahankan jabatannya sebagai Senior Aero Performance Engineer sampai Januari 2025.

Barulah pada Februari 2025, ia pindah ke Andretti Global, cikal bakalnya tim Cadillac F1 sebagai Lead Engineer - Aero Development, dan resmi mencatatkan namanya sebagai sosok yang berkontribusi di Cadillac F1 Team mulai Maret 2025 sampai sekarang.