GridOto.com - Baik ban OEM pabrikan maupun modifikasi sekarang ini banyak yang menggunakan ban dengan profil tipis.
Ban dengan profil tipis disini adalah aspek rasio ketinggian dinding ban berbanding dengan telapak ban.
Misalnya ada ban dengan ukuran 225/55 R17 berarti ketinggian ban 55% dari lebar telapak ban yang berukuran 225 mm.
Semakin kecil aspek rasio membuat dinding ban mobil jadi makin tipis sob.
Memang secara tampilan, ban dengan profil tipis lebih sporty, namun ada ada perlakuan yang mesti diperhatikan biar enggak mudah bermasalah.
Baca Juga: ini 3 Tips dari Bengkel buat Cegah Ban Mobil Pecah Saat Dipakai Jalan
"Sudah pasti yang pertama tekanan angin sangatlah penting untuk dijaga secara berkala, lebih baik 1 minggu sekali dicek apakah juga ada kebocoran," sebut Aziz mekanik bengkel Wisman Ban di Tambun, Bekasi.
"Tekanan angin kurang dan dibiarkan terus menerus membuat dinding ban akan mudah rusak dan berpotensi meledak," tambahnya.
Selain tekanan angin juga, sebaiknya hindari jalan rusak untuk menjaga keawetan ban.
Kondisi jalan yang rusak akan membuat dinding ban mendapat beban berlebihan, ini membuat ban jadi mudah rusak.
Muatan yang dibawa pun harus diperhatikan, jangan sampai mobil diisi beban terlalu berat.
Baca Juga: Terjadi lagi, Ban Innova Zenix Robek Sampai Lepas dari Pelek
"Muatan berlebihan terus menerus membuat ban mobil dengan profil tipis gampang rusak," terang Aziz.
Kontrol muatan mobil jika ban yanh digunakan itu memiliki aspek rasio yang kecil.
Terakhir gaya mengemudi juga harus diperhatikan, jangan sampai jalan rusak dan berlubang dihajar dengan kecepatan tinggi.
Itulah beberapa tips jika menggunakan ban mobiln
dengan profil tipis.