Ia kembali memastikan kontaminasi air hanya terjadi pada bahan bakar jenis Pertalite.
Menurut Agus, produk bahan bakar lain seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex dipastikan dalam kondisi aman dan tidak tercampur air.
Pengelola SPBU akan menguras tangki Pertalite dan berkoordinasi dengan Pertamina terkait kelanjutan operasional penjualan Pertalite.
Baca Juga: Musuh Dalam Selimut, Kasus Pertalite Tercampur Air di SPBU Trucuk Klaten Disengaja Tiga Orang Ini
Pengawas Perdagangan dari Dinas Perdagangan Kudus, Atok Darmo Broto, mengatakan pihaknya datang ke SPBU setelah menerima laporan konsumen.
Setelah dilakukan pengecekan, pengelola SPBU mengakui adanya kontaminasi tersebut.
"Ini menunggu pembersihan dan dari petugas pertamina," terang Atok.
Atok menambahkan, dalam kasus ini pihaknya tidak menjatuhkan sanksi kepada pengelola SPBU.
Hal itu karena pengelola telah menunjukkan iktikad baik dengan mengakui kesalahan dan bersedia bertanggung jawab atas konsumen yang dirugikan.
"Hanya Pertalite yang tercampur air, selain itu tidak," tandas Atok.