Hybrid Masih Jadi Andalan Honda, Begini Penjelasannya di Tengah Tren PHEV

M. Adam Samudra - Selasa, 13 Januari 2026 | 10:45 WIB

Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor. (M. Adam Samudra - )

GridOto.com - Persaingan teknologi elektrifikasi kendaraan di Indonesia semakin memanas seiring hadirnya berbagai model Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dari sejumlah merek otomotif.

Teknologi ini dipandang sebagai alternatif baru yang menjembatani kendaraan berbahan bakar konvensional dan mobil listrik murni.

Menanggapi fenomena tersebut, PT Honda Prospect Motor (HPM) menilai kehadiran PHEV sebagai perkembangan positif bagi industri otomotif nasional karena memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen.

“Kami melihat hadirnya teknologi baru seperti PHEV sebagai perkembangan yang positif karena memberi lebih banyak pilihan bagi konsumen," kata Yusak Billy, Marketing Director PT Honda Prospect Motor kepada GridOto.com, Selasa (13/1/2026).

"Setiap teknologi punya peran dan segmennya masing-masing, tergantung kebutuhan dan kesiapan pengguna,” sambungnya.

Meski demikian, Ia menegaskan bahwa hingga saat ini teknologi hybrid masih menjadi solusi transisi yang paling relevan untuk pasar Indonesia.

Menurut Yusak, karakteristik konsumen dan kondisi infrastruktur nasional membuat hybrid lebih mudah diterima dibandingkan teknologi elektrifikasi lain yang masih membutuhkan dukungan pengisian daya eksternal.

Baca Juga: Penjualan PHEV Melonjak, Ini Pandangan Jaecoo soal Persaingan Pasar

“Bagi Honda, saat ini teknologi hybrid menjadi transisi yang paling tepat untuk konsumen di Indonesia. Hybrid menawarkan efisiensi, emisi yang lebih rendah, serta kemudahan penggunaan tanpa ketergantungan pada infrastruktur pengisian daya,” kata Billy.

Lebih lanjut, pihaknya menyatakan akan terus memantau perkembangan teknologi elektrifikasi, termasuk PHEV dan kendaraan listrik murni, seiring perubahan kebutuhan pasar dan strategi global perusahaan.

“Ke depan, Honda akan terus mempelajari berbagai opsi elektrifikasi, sejalan dengan kebutuhan pasar dan arah pengembangan global Honda,” tutupnya.