Penjualan PHEV Melonjak, Ini Pandangan Jaecoo soal Persaingan Pasar

By , Jumat, 09 Januari 2026 | 16:45 WIB

Jaecoo berada di posisi kedua penjualan PHEV nasional (Radityo Herdianto / GridOto.com)

GridOto.com - Tren kendaraan elektrifikasi di Indonesia kian menunjukkan akselerasi sepanjang 2025, khususnya di segmen plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).

Data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat penjualan PHEV Januari hingga November 2025 telah mencapai 4.312 unit, melonjak tajam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Di tengah pertumbuhan tersebut, Jaecoo menjadi salah satu merek yang relatif cepat mencuri perhatian pasar lewat kehadiran J7 SHS dan J8 SHS.

Head of Sales Jaecoo Indonesia, Willy Winawan, menilai persaingan PHEV sepanjang 2025 berlangsung semakin dinamis dan kompetitif.

“Sepanjang 2025, persaingan di segmen PHEV di Indonesia bisa dibilang semakin dinamis dan kompetitif,” ujar Willy kepada GridOto.com, Kamis (8/1/2026).

Ia menyoroti bahwa lonjakan pasar PHEV terjadi sangat signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

Menurut Willy, data GAIKINDO menunjukkan pertumbuhan distribusi kendaraan PHEV yang luar biasa sepanjang tahun lalu.

“Kalau melihat data GAIKINDO, distribusi kendaraan PHEV tumbuh sangat signifikan, bahkan naik ribuan persen hingga menembus lebih dari 4.300 unit sampai November 2025,” kata Willy.

Dalam lanskap tersebut, Jaecoo berhasil menempatkan diri sebagai salah satu pemain utama.

Baca Juga: Cocok Buat Libur Akhir Tahun, JAECOO J7 SHS-P Bisa Tempuh Jarak Jauh

Sepanjang Januari hingga November 2025, Jaecoo menempati posisi kedua penjualan PHEV nasional dengan total 762 unit, berada di bawah Chery yang mendominasi pasar lewat berbagai model PHEV-nya.

“Di dalamnya, Jaecoo berhasil mencuri perhatian lewat J7 SHS dan J8 SHS yang menunjukkan performa penjualan yang kuat di tengah persaingan dengan merek lain, terutama pemain asal China yang agresif menghadirkan produk baru,” lanjutnya.

Selain Chery dan Jaecoo, segmen PHEV Indonesia sepanjang 2025 juga mulai diramaikan oleh sejumlah merek lain.