GridOto.com - Rem mobil bekas jenis teromol masih banyak digunakan untuk rem belakang.
Seiring pemakaian, rem teromol ini lama kelamaan akan mengalami keausan.
Keausan yang terjadi pada rem teromol ini tidak hanya terjadi pada kampas rem saja namun juga pada rumah teromol.
Rumah teromol yang aus menyebabkan rem menjadi kurang pakem walau kampas rem sudah ganti baru.
"Walau kampas rem baru, kalau rumah teromol sudah kena bakal tetep kurang pakem," buka Andy Santoso pemilik Bengkel Mobil 77.
"Ada beberapa ciri-ciri rumah teromol rem yang sudah mengalami keausan," jelasnya saat ditemui di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.
Adapun rumah teromol yang sudah aus bisa dilihat dari bidang yang bergesekan dengan kampas rem.
Biasanya pabrikan memberikan emboss berupa angka yang ditulis di balik rumah teromol.
Tulisan yang ada di balik rumah teromol sebagai contoh max diameter 230 mm.
Lakukan pengukururan dengan menggunakan jangka sorong atau sigmat.
"Kalau saat diukur sudah mencapai 230 mm berarti rumah teromol harus ganti baru," terang Kode, sapaannya.
Semakin tipis rumah teromol maka kampas rem akan semakin jauh saat bergesekan.
Itulah tandanya jika rumah rem teromol mobil kalian harus ganti.
Baca Juga: Jangan Abaikan, Ini Tanda Tutup Radiator Di Mobil Kesayangan Melemah