Pun demikian dengan sein belakang termasuk stoplamp-nya yang kuat memancarkan aura modern dengan LED, di tengah kepungan bentuk bodi yang klasik.
Tampilan klasik motor ini juga didukung dengan penggunaan kulit joknya yang memperlihatkan pattern khas motor klasik.
Selain itu detail seperti aksen silver atau hitam di area sekitar headlamp, dan semacam emblem di ujung spakbor depan, juga mengingatkan kita dengan tampilan skutik khas Eropa.
Apalagi kaki-kakinya juga pakai pelek ring 12 inci di depan dan 10 inci di belakang, sehingga tampilannya makin terlihat padat.
Bicara fitur, tentu saja motor ini sudah dijejali beragam hal modern.
Seperti panel instrumen dengan layar TFT yang tentunya lebih advance dari Fazzio yang cuma negative display digital.
Kemudian ada kompartemen penyimpanan yang juga berisi USB power outlet di area dasbornya, ada ABS, connect ke smartphone, bahkan juga ada tiga level penghangat handle bar biar nggak kedinginan kalau riding sambil hujan-hujanan.
Mesinnya sendiri juga cocok berkompetisi dengan Fazzio, karena Honda NW F125 ini dibekali mesin 125 cc, SOHC, berpendingin udara, dan ditopang rangka tubular.
Jantung pacu itu bisa melecutkan tenaga sebesar 9,3 HP pada 7.750 rpm dengan torsi 10 Nm di 5.750 rpm.
Soal konsumsi BBM, matic ini diklaim mampu menempuh 100 Km hanya dengan 1,87 liter bensin.
Tangki BBM-nya sendiri sebesar 5,7 liter, lumayan besar untuk matic yang bodinya compact begini.
Sayangnya motor ini bukan di jual di Indonesia tapi mengaspal di negeri China.
Soal harga, NW F125 dijual seharga 9.980 Yuan sampai 13.700 Yuan untuk tipenya yang paling tinggi dengan beragam aksesorisnya termasuk top box.
Nilai segitu setara dengan harga sekitar Rp 24 jutaan sampai Rp 33 jutaan, dihitung dengan kurs 9 Januari 2026, 1 Yuan = Rp 2.409.
Jadi gimana menurut kamu, lebih coocok Scoopy atau NW F125 ini buat jadi lawan Yamaha Fazzio?