GridOto.com- Aki mobil yang cepat tekor kerap bikin pemilik kendaraan kerepotan karena mobil sulit dihidupkan secara tiba-tiba.
Padahal, penyebab aki cepat habis sering kali bukan karena kerusakan berat, melainkan kebiasaan harian yang dianggap sepele.
Menurut Afrahul Akbar, pemilik toko aki Sinar Priangan Battery di Cikutra, Kota Bandung, kebiasaan pemilik kendaraan yang bikin aki mobil tekor biasanya jadi penyebab umum.
“kebanyakan aki tekor itu bukan rusak mendadak, tapi pelan-pelan habis karena kebiasaan pemiliknya,” tuturnya.
Salah satu kebiasaan paling umum adalah lupa mematikan aksesoris saat mesin mobil sudah dimatikan.
Baca Juga: Aki Mobil Jadi Cepat Tekor, Bisa Jadi Kabel Ini Mulai Bermasalah
Lampu, audio, AC, atau charger yang terus menyala akan menguras daya aki tanpa ada pengisian dari alternator.
“Kalau mesin mati tapi aksesoris tetap nyala, aki langsung kerja sendiri tanpa diisi ulang,” jelas Akbar.
Kebiasaan lain yang sering terjadi adalah mobil terlalu jarang dinyalakan atau hanya digunakan untuk jarak sangat pendek.
Aki membutuhkan waktu berkendara sekitar 15 sampai 20 menit agar pengisian dayanya kembali optimal.
“Mobil yang cuma dipakai sebentar-sebentar bikin aki nggak pernah penuh, lama-lama tekor,” ujar Akbar.
Baca Juga: Persiapan Libur Akhir Tahun, Ganti Aki Mobil Sebelum Soak di Jalan
Penggunaan aksesoris tambahan berdaya besar juga berpotensi mempercepat aki habis jika tidak diimbangi kapasitas yang sesuai.
Selain itu, faktor usia aki turut berpengaruh karena aki umumnya mulai melemah setelah pemakaian dua hingga tiga tahun.
Jika aki sering tekor meski kebiasaan sudah diperbaiki, sebaiknya periksa sistem pengisian seperti alternator agar tidak muncul masalah berulang.