GridOto.com - Balai lelang mobil bekas kini mulai dilirik pembeli pribadi.
Unit-unit dengan harga terjangkau dan biaya operasional murah menjadi primadona dan rebutan peserta lelang.
Direktur Utama PT Balai Lelang Serasi (Ibid), Daddy Doxa Manurung mengatakan, mayoritas unit yang paling laris di lelang masih didominasi mobil-mobil LCGC serta low MPV.
Hal ini sejalan dengan karakter pasar otomotif Indonesia yang kuat di segmen mobil keluarga dan mobil hemat.
"Mayoritas kalau lelang, di balai lelang swasta, sama mungkin di teman-teman balai lelang swasta lain, kalau di mobil itu dominan LCGC, yang paling banyak laku ya," papar Doxa, (29/12/25) mengutip Kompas.com.
Selain LCGC, mobil MPV berkapasitas tujuh penumpang juga mencatat permintaan yang tinggi karena dinilai praktis dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Sedangkan SUV dan mobil mewah tetap ada peminatnya, namun jumlahnya tidak sebesar dua kategori utama tersebut.
Baca Juga: Tak Harus Punya Showroom, Perorangan Juga Bisa Ikut Lelang Mobil Bekas
"Terus di atas itu mungkin SUV sama mobil mewah sedikit persentasenya, tapi masih dominan di LCGC sama di MPV," ujar Doxa.
"Ya misalnya sampai level Innova, tapi yang paling banyak sih LCGC sama Avanza, Xenia, kayak gitu-gitu sih, level itu (low MPV)," terangnya.
Meski demikian, Doxa menegaskan mobil dengan kelas lebih tinggi tetap memiliki pembeli, hanya saja jumlahnya tidak sebesar LCGC dan low MPV.
"Tapi bukan berarti tapi misalnya Innova ke atas, nggak ada, ada, tapi volumenya enggak sebesar yang di LCGC sih sama di low MPV," ujarnya.
Dominasi penjualan LCGC dan low MPV di balai lelang menunjukkan faktor harga, efisiensi bahan bakar, serta daya tampung masih menjadi pertimbangan utama masyarakat.
Selain itu, lelang juga menjadi alternatif menarik karena pilihan unit yang beragam serta peluang mendapatkan harga lebih bersaing dibandingkan membeli langsung di pasar mobil bekas.