Ngelawan Taruhan Nyawa, Warga Kebayoran Lama Diusik Maling Motor Todong Pistol

Irsyaad W - Jumat, 2 Januari 2026 | 10:00 WIB

Aksi pencurian motor terang-terangan menggunakan senjata api di Jalan Rohimin, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Irsyaad W - )

GridOto.com - Warga kawasan Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan diusik maling motor bersenjata api.

Saksi yang melihat tak berkutik, jika ngelawan taruhannya nyawa, (21/12/25) kemarin.

Aksi pencurian motor tersebut dengan todongan diduga kuat pistol oleh pelaku sempat terekam CCTV.

Videonya beredar luas di sosial media, salah satunya diunggah akun Instagram @jabodetabek24info

Polisi memastikan, korban baru mengetahui motornya dicuri setelah mendapat informasi dari warga sekitar karena saat kejadian sedang tertidur di dalam rumah.

"Korbannya lagi tidur, dia enggak tahu itu (motornya,-red) dicuri. Jadi yang kasih tahu itu Ibu RT," kata Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Lama, AKP Ivo Amel saat dikonfirmasi, (29/12/25) disitat dari Kompas.com.

Berdasarkan rekaman CCTV, awalnya terlihat seorang pria berbaju merah tengah menyapu jalan.

Baca Juga: Maling Motor Jadi Samsak Bergilir di Tangerang, Berani Ancam Warga Pakai Senpi

Tak lama kemudian, dari arah kanan datang seorang pria berbaju hitam mengendarai motor berwarna hitam.

Pelaku lalu mengangkat benda yang diduga menyerupai senjata api ke arah pria berbaju merah.

Melihat hal tersebut, pria berbaju merah langsung berbalik dan masuk ke pekarangan rumah di depannya untuk menghindar.

Sebelum meninggalkan lokasi, pelaku sempat menoleh ke belakang. Setelah itu, ia melajukan membawa kabur motor milik korban.

Ivo mengonfirmasi peristiwa pencurian motor tersebut dan menyatakan kepolisian telah menerima laporan dari korban.

Saat ini, polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk menyelidiki benda yang digunakan pelaku dan diduga sebagai senjata api.

"Masih kami selidiki, sudah cek TKP dan CCTV, juga minta keterangan orang sekitar," terang Ivo.

Namun, proses identifikasi pelaku masih menemui kendala.

Pelaku diketahui mengenakan helm yang menutupi wajahnya secara penuh sehingga polisi membutuhkan waktu tambahan untuk mengungkap identitas dan menangkap pelaku.