Avanza Curian Tersudut Usai Diuber Polisi, Modifikasi Tak Bikin Pemilik Asli Pangling

Ferdian - Jumat, 5 Desember 2025 | 20:30 WIB

Toyota Avanza silver jadi target pengejaran polisi di Jombang. Bermula dari sewa menyewa di Surakarta (Ferdian - )

GridOto.com - Sebuah Toyota Avanza jadi target pengejaran polisi saat sedang melaju di jalan.

Peristiwa ini bermula saat Satlantas Polres Jombang berpatroli di Jalan Basuki Rahmat, Jombang, Kamis (4/12/2025) dan melihat Avanza berwarna silver yang dinilai mencurigakan.

Kasat Lantas Polres Jombang, Iptu Rita Puspitasari menerangkan, saat petugas mencoba menghentikannya, pengemudi justru melarikan diri dan memicu aksi kejar-kejaran.

"Mobil tersebut baru berhasil dihentikan setelah pengemudinya tersudut di jalan perkampungan Desa Jabon, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang sekitar tiga kilometer dari lokasi awal," ucapnya saat dikonfirmasi terpisah, Jumat (5/12/2025).

Setelah diamankan, pemeriksaan menunjukkan ketidakcocokan data.

Nomor polisi yang terpasang (L 1207 BT) tidak sesuai dengan identitas mesin dan rangka kendaraan.

"Penelusuran lebih lanjut mengungkap mobil tersebut sebenarnya terdaftar atas nama Mahanani dari Karanganyar, Jawa Tengah. Petugas kemudian menemukan kecocokan dengan laporan kehilangan yang beredar di media sosial," ujarnya melanjutkan melansir Surya.co.id.

Usut punya usut, mobil tersebut merupakan mobil yang dilaporkan hilang dari Surakarta.

Baca Juga: Pemerasan Carter Toyota Avanza Dari Bandara Soetta, Penumpang Ditodong Rp 780 Ribu di Tengah Jalan

Pemilik sah mobil, Supriadi (45) bersama istrinya dari Surakarta, dihubungi dan melakukan verifikasi di Polres Jombang.

"Ia menegaskan, Avanza yang diamankan itu adalah miliknya, meski telah dimodifikasi pelaku dengan mengganti velg, plat nomor palsu, dan membongkar bagian atap," ungkapnya.

Supriadi juga menjelaskan awal mula kehilangan.

Lewat keterangan Kasat Lantas, diketahui mobil Supriadi disewa seorang tetangga bernama Eva dan seorang pria bernama Wahyu pada pertengahan November lalu untuk perjalanan ke Yogyakarta, dengan biaya sewa Rp 200.000.

"Namun, setelah meminta Eva pulang sebentar, Wahyu malah membawa kabur mobil tersebut dan tidak kembali," bebernya.

Setelah berhari-hari menunggu, Supriadi melaporkan kehilangan secara daring.

Ia baru mendapatkan kabar ketika ada pihak yang menghubunginya, memberitahu mobilnya tertahan di Jombang.

Kasat Lantas juga mengonfirmasi kendaraan telah dikembalikan kepada pemilik sah setelah proses verifikasi selesai.

"Kasus dengan dugaan penggelapan kendaraan kini ditangani Satreskrim Polres Jombang untuk penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.