SPBU di Klaten Disegel, Campuran Cairan Kehidupan Enggak Nanggung Lagi Jumlahnya

Rezki Alif Pambudi - Selasa, 8 April 2025 | 19:30 WIB

SPBU di Trucuk Klaten disegel lantaran terdapat Pertalite tercampur air

GridOto.com - Viral penyegelan sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Trucuk, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (8/4).

Penyegelan tersebut berawal dari laporan warga soal bahan bakar jenis Pertalite yang tercampur dengan air.

Dalam banyak video yang beredar di media sosial, diketahui banyak kendaraan mogok usai melakukan pengisian BBM tercampur air di SPBU Trucuk.

Pertalite campur air tersebut seketika membuat mesin kendaraan mogok dan sulit untuk dinyalakan kembali, baik roda dua maupun roda empat.

Bahkan beberapa video menampilkan BBM yang tertampung ke sebuah tabung ukur dan botol, menunjukkan campuran air dalam proporsi yang cukup signifikan.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh ihsan22 official (@ihsan22_official)

Polisi yang mendapat laporan tersebut langsung bertindak, dengan menyegel sementara SPBU tersebut di beberapa titik.

Kasi Humas Polres Klaten AKP Nyoto mengungkap bahwa tindakan itu sebagai tindak lanjut tanggap laporan dari warga.

Baca Juga: Bisa Dicatat, Ini Daftar 5 SPBU Alternatif di Luar Ruas Tol Semarang-Solo

"Satreskrim Polres Klaten dan Polsek Trucuk saat ini sudah melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait laporan kejadian tersebut," ujarnya, dilansir GridOto.com dari TribunSolo.com.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh ihsan22 official (@ihsan22_official)

Dalam pesan WA-nya kepada akun @infocegatanklaten, pihak SPBU memberikan sejumlah klarifikasi dan kesiapan untuk bertanggung jawab.

"Pertama-tama, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh konsumen atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Kami sangat memahami dampak yang dirasakan oleh pelanggan dan berkomitmen penuh untuk menanganinya secara bertanggung jawab," tulisnya.

"Perlu kami sampaikan bahwa penjualan BBM Pertalite telah langsung kami hentikan begitu menerima keluhan dari pelanggan, sebagai langkah cepat untuk mencegah dampak lebih lanjut dan memastikan keamanan distribusi," jelasnya.

Pihak SPBU menegaskan tidak ada unsur kesengajaan, dan kejadian yang terjadi hanya kesalahan teknis yang sangat disayangkan.

"Kami tegaskan bahwa kejadian ini bukan disebabkan oleh unsur kesengajaan, melainkan diduga kuat terjadi akibat kesalahan teknis yang saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian," lanjutnya.

"Kami telah berkoordinasi dengan pihak Pertamina serta Polres Klaten untuk mengungkap penyebab secara menyeluruh dan mengambil langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang," tuturnya.

Bagi para pelanggan yang dirugikan, pihak SPBU akan langsung mendata dan akan memberikan ganti rugi sesuai kerugian yang dialami pelanggan yang terdampak.

"Kepada pelanggan yang sebelumnya pernah melakukan pengisian BBM di SPBU Trucuk, kami ingin menegaskan bahwa insiden ini bukan merupakan kejadian yang berlangsung terus-menerus. Kami sangat menjunjung tinggi kepercayaan yang telah diberikan, dan akan terus berupaya menjaga standar kualitas serta pelayanan terbaik," ujarnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, kami telah melakukan pendataan terhadap kendaraan yang terdampak dan memberikan penanganan serta kompensasi yang diperlukan. Kami juga akan terus terbuka dalam proses penyelidikan dan penyelesaian kasus ini," jelasnya.

YANG LAINNYA