GridOto.com - Pecco Bagnaia memang hanya bisa finis ketiga pada sprint MotoGP Amerika 2025, masih kalah dari Marc Marquez dan Alex Marquez seperti sebelumnya.
Namun dibandingkan dua seri sebelumnya, Pecco Bagnaia bisa tersenyum lebar soal performanya di sprint MotoGP Amerika 2025.
Hasilnya boleh cuma posisi ketiga, tapi Bagnaia menunjukkan penampilan yang meningkat sejak awal hingga akhir sprint.
Terlihat pada awal lomba Bagnaia langsung bisa menyerang pembalap di depan, mendekati dengan apa yang sering dilakukannya selama beberapa tahun belakangan.
Bagnaia bisa mengancam Marquez bersaudara, bahkan Si Sulung Marc sampai hampir crash saat ditekan oleh rider Italia itu.
"Aku coba menyerang pada awal-awal karena tahu betapa cepatnya Marc. Hari ini untuk pertama kalinya aku bisa menyerang dan memiliki feeling yang bagus," ujar Bagnaia.
"Itu memberiku kepercayaan diri untuk balapan besok. Aku sangat senang dengan hasil ini," jelasnya kepada DAZN.
Selain itu Bagnaia juga berhasil menyelesaikan sprint dengan selisih tidak jauh dari Marquez bersaudara, lebih dekat dibanding dua seri sebelumnya.
Baca Juga: Bahas Jorge Martin, Gigi Dall'Igna Bongkar Fitnah Massimo Rivola
"Aku sempat kehilangan ritme di tiga lap pertama, tetapi setelah itu aku merasa jauh lebih baik. Potensi kami ada di balapan utama. Di sprint aku sudah mencoba segalanya," imbuh Bagnaia.
Meski sudah lebih kencang, juara dunia tiga kali tersebut belum berani mengatakan bisa mengejar rekan setimnya.
Namun rider bernomor 63 itu sudah berani menantang Alex Marquez, yang rutin finis kedua pada dua seri di Thailand dan Argentina.
Apalagi di balapan utama, biasanya performa Bagnaia lebih bagus karena kemampuan manajemen ban yang bagus.
"Marc ada di level lain saat ini. Kurasa dia belum mengeluarkan semua kemampuannya hari ini," kata Bagnaia.
"Kita lihat tadi pagi saat dia menggunakan ban medium, dia masih lebih cepat. Tapi aku sangat siap bertarung dengan Alex besok," tegas murid Valentino Rossi tersebut.