VR46 Racing Team Memanas, Di Giannantonio Kesal dengan Morbidelli di MotoGP Argentina 2025

Rezki Alif Pambudi - Senin, 17 Maret 2025 | 12:15 WIB

Fabio Di Giannantonio kesal dengan Franco Morbidelli usai balapan MotoGP Argentina 2025

Ia terjebak di belakang Binder dan membuat tekanan ban depannya naik, daya cengkeram ban turun dan ritmenya berantakan sejak itu.

"Aku keluar jalur, kehilangan momentum, dan banyak kehilangan waktu. Itu sangat disayangkan," ungkap rider kelahiran Roma, Italia tersebut.

"Karena sementara Franky bisa melaju dengan bebas setelah itu, aku harus lebih memperhatikan tekanan ban. Kecepatan luar biasa milikku pun hilang," lanjut Diggia.

Butuh hampir 20 lap baginya untuk pulih, kemudian kecepatannya kembali keluar pada lap-lap terakhir balapan sehingga ia pun bisa finis kelima merebut posisi dari Johann Zarco.

Selain itu Diggia merasa fisiknya masih belum 100 persen pulih usai cedera, sehingga tenaganya masih belum maksimal saat melibas 25 putaran yang panjang.

"Aku mengalami lebih sedikit masalah dengan tenagaku, tapi aku sadar belum sepenuhnya berada di performa terbaik karena konsentrasiku menurun," imbuhnya.

"Misalnya aku dua kali lupa mematikan ride height device sehingga melaju di posisi sangat ceper di tikungan 6. Harusnya itu tak terjadi," kata Diggia.

Meski demikian Diggia cukup puas karena secara umum ia cukup kencang sepanjang akhir pekan dan tampil menjanjikan untuk memberikan perlawanan ke pembalap-pembalap di rombongan kedua.

"Aku puas karena kami bekerja sangat baik sebagai tim sepanjang akhir pekan. Kami menemukan kecepatan dan konsistensi serta membuat keputusan yang tepat," lanjut sang rider.

"Dan kami sekali lagi meningkatkan hasil sebagai tim. Aku memiliki kecepatan yang luar biasa di balapan, jadi posisi kelima terasa agak mengecewakan," jelasnya.

YANG LAINNYA