Bukan Cuma Jual Mobilnya, Toyota Juga Cetak SDM Ahli Kendaraan Elektrifikasi

Wisnu Andebar - Sabtu, 14 Oktober 2023 | 14:39 WIB

Toyota Indonesia Academy (TIA) meluluskan total 36 expert kendaraan elektrifikasi (Wisnu Andebar - )

GridOto.com - Toyota Indonesia Academy (TIA) meluluskan total 36 expert yang siap diterjunkan di industri otomotif khususnya untuk kendaraan elektrifikasi, pada Jumat (13/10/2023).

Adapun dari jumlah tersebut, 30 di antaranya telah menuntaskan pendidikan sebagai ahli dari production skill berupa perakitan kendaraan roda empat dan enam dari maintenance skill berupa mesin otomasi.

Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Nandi Julyanto mengatakan, bahwa percepatan industri elektrifikasi yang menyeluruh baik secara proses produksi maupun Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi suatu keniscayaan.

Tidak hanya menerapkan sistem green manufacturing di lini produksi, namun juga TMMIN menginisiasikan konsep green curriculum yaitu kurikulum pendidikan yang mengimpelementasikan teknologi hijau atau teknologi ramah lingkungan dalam pembelajarannya.

"Kurikulum ini juga membahas mengenai environment issue sebagai tanggung jawab kita bersama dalam membantu upaya pemerintah Indonesia mencapai target netralitas karbon pada 2060 nanti," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima GridOto.com, Sabtu (14/10/2023).

Sejak didirikan pada 2016 hingga saat ini, TIA telah memberikan kontribusi hingga 255 SDM ahli yang sudah merealisasikan ilmu pendidikannya baik di TMMIN maupun juga di rantai pasok.

TIA selalu melakukan evaluasi juga Focus Group Discussion (FGD) bersama para pakar industri untuk mengetahui dan beradaptasi lebih cepat dengan kebutuhan industri terkini khususnya dalam teknologi future process dan future product.

Sehingga kurikulum pembelajaran TIA terus bertransformasi demi menjawab tantangan perkembangan teknologi di industri yang begitu cepat.

Selain itu, seluruh expert diberikan program magang di industri selama satu tahun agar lebih cakap beradaptasi dengan teknologi-teknologi baru di industri elektrifikasi.

Baca Juga: Model Elektrifikasi Laris Manis, Toyota Jual Ribuan Unit Mobil Selama GIIAS 2023

TIA telah mencanangkan beberapa target pada 2025 mendatang di antaranya peningkatan mutu melalui pengenalan advance manufacture technology.

Dok. TMMIN
Toyota Indonesia Academy (TIA) meluluskan total 36 expert kendaraan elektrifikasi


Lalu implementasi green teknologi kurikulum dalam proses pendidikan, serta berkontribusi melahirkan tenaga kerja unggulan yang bisa menjadi team leader di bidang pekerjaannya masing-masing.

Wakil Presiden Direktur TMMIN, Bob Azam menambahkan, transformasi industri elektrifikasi otomotif Indonesia sejatinya tidak hanya lahir melalui kehadiran sejumlah kendaraan berteknologi elektrifikasi yang ramah lingkungan, namun juga dengan hadirnya SDM expert yang berwawasan digitalisasi.

Indonesia memiliki potensi unggulan berupa besarnya porsi generasi muda untuk menjadi generasi terdepan dalam menjawab tantangan dan persaingan global.

Lulusan TIA dibentuk melalui pengajaran dan praktik yang berorientasi kebutuhan industri nasional dan menjadi expert di bidang digitalisasi seperti big data analytic & IoT, AI & robotic, robotic process automation, serta IoT & mechanical engineering.

"Harapannya yaitu, akselerasi para lulusan TIA untuk mencapai level leader pada lini produksi akan semakin cepat," papar Bob.

Strategi TIA untuk mencetak lebih banyak SDM spesialis lainnya yaitu dengan melakukan ekspansi program pendidikan yang memfasilitasi karyawan TMMIN.

Juga supplier atau rantai pasok berpartisipasi dalam kegiatan shortcourse training dan credential system sehingga menjadi teknisi industri yang ahli dan juga terakreditasi.

Shortcourse training bertujuan untuk mengakselerasi pemenuhuan skill spesifik yang dibutuhkan tenaga kerja industry melalui kursus dalam waktu tertentu dan juga On the Job Development (OJD).

Sementara credential system bertujuan untuk merekognisi skill dan pengalaman tenaga kerja industry ke dalam SKS perkuliahan, sehingga dapat mempersingkat masa pendidikan.