Baterai Mobil Listrik Bisa Panas Saat Dipakai, Ini yang Akan Terjadi

Radityo Herdianto - Selasa, 12 September 2023 | 13:00 WIB

Sistem pendingin pada mobil listrik berfungsi untuk menjaga temperatur baterai agar tidak panas. ILUSTRASI. Hyundai IONIQ 6 spek Indonesia memiliki dua motor penggerak semua roda. (Radityo Herdianto - )

GridOto.com - Mobil listrik memiliki sistem pendingin layaknya mobil mesin pembakaran.

Baterai mobil listrik bisa panas saat dipakai ini yang akan terjadi.

Sistem pendingin pada mobil listrik berfungsi untuk menjaga temperatur baterai agar tidak panas.

Namun bukan hal yang tidak mungkin jika baterai mobil listrik jadi panas.

"Baterai mobil listrik bisa panas jika ada masalah pada sistem pendinginan baterai," ungkap Bonar Pakpahan, Product Expert PT Hyundai Motors Indonesia (HMID).

Radityo Herdianto / GridOto.com
ILUSTRASI. Battery Pack Lithium-ion Mobil Listrik

Baca Juga: Spesifikasi Mobil Listrik Hyundai IONIQ 6 Ngecas Cuma 18 Menit

"Akan ada sistem proteksi yang mencegah terjadinya kerusakan," terusnya.

Mulanya, pada panel instrumen akan ada peringatan temperatur baterai berlebih.

Melalui battery management system (BMS), fungsi baterai akan dilimit.