Kena Penalti Lalu Dibatalkan di F1 Arab Saudi 2023, Baru Lima Bulan Lalu Fernando Alonso Mengalami Kejadian Serupa

Rezki Alif Pambudi - Senin, 20 Maret 2023 | 11:55 WIB

FIA mengembalikan podium Fernando Alonso di F1 Arab Saudi 2023, kejadian serupa baru dialaminya lima bulan lalu (Rezki Alif Pambudi - )

Usai balapan tim Haas pun melaporkan kejadian tersebut kepada FIA, kemudian juara dunia dua kali tersebut langsung mendapat penalti sangat berat yakni 30 detik.

FIA beralasan terlepasnya spion adalah hal yang sangat berbahaya, lantaran bisa membuat pembalap lain cedera berat jika terkena potongan spion yang terbang.

Hal itu membuat sang pembalap yang awalnya finis ketujuh, dinyatakan turun ke posisi ke-15 karena penalti 30 detik.

Tim Alpine pun tidak terima dengan protes yang dilayangkan tim Haas tersebut.

"BWT Alpine F1 Team kecewa menerima post-race time penalty untuk mobil nomor 14 pada F1 Amerika 2022 hari ini, yang sialnya membuat Fernando keluar dari zona poin," tertulis dalam statement resmi Alpine, dilansir GridOto.com dar Planet F1.

"Tim bereaksi secara fair dan menganggap mobil tetap aman setelah insiden Fernando dan Lance Stroll di lap 22 dengan bagian kanan spion terlepas sebagai kerusakan yang dibuat Stroll," jelasnya.

Protes yang dilakukan tim Haas menurut Alpine sudah melewati batas 24 menit, sesuai aturan pelaporan untuk masalah serupa kepada FIA.

Mengingat FIA sudah memeriksa kondisi mobil usai balapan dan menyatakan legal.

"FIA punya hak memberi bendera hitam dan oranye kepada mobilnya jika memang tidak aman, dalam hal ini mereka menilai tidak perlu memberikan bendera itu. Delegasi teknis FIA juga menyatakan mobilnya legal setelah balapan," sambungnya.

Baca Juga: Sah Cetak Rekor, FIA Balikin Podium Tiga F1 Arab Saudi 2023 ke Fernando Alonso

"Tim juga percaya seharusnya protes dibuat kurang 24 menit dari deadline, itu seharusnya tak bisa diterima dan penalti yang diberikan tidak valid. Sebagaimana hasil dari hal ini, tim memprotes soal legalitas protes yang dilakukan tim Haas," jelasnya.

Jelang F1 Meksiko 2022, mantan pembalap Ferrari tersebut akhirnya mendapatkan kembali posisi finis ke-7 di F1 Amerika 2022, setelah protes tim Alpine diterima oleh FIA.

FIA menyatakan protes yang dilakukan tim Haas tidak sah, sehingga Alonso berhak atas finis ke-7 di COTA.

"Berdasarkan keputusan stewards bahwa protes awalnya tidak dapat diterima dan bagaimanapun keputusan soal dokumen 61 dinyatakan batal demi hukum," tertulis dalam statement resmi FIA.

"Tidak ada penalti diberikan ke mobil nomor 14 (Alonso) dan hasil akhir harus diubah dan diterbitkan kembali," jelasnya.

Kejadian-kejadian seperti jadi bukti bahwa ada banyak kelemahan di dalam tubuh FIA, harus segera diperbaiki.