Nostalgia Sama Suzuki Satria 2-tak Yuk, Nih Sejarahnya saat Mulai Mengaspal di Indonesia

Dida Argadea - Rabu, 16 November 2022 | 13:40 WIB

Suzuki Satria 120S tidak dilengkapi kopling tangan (Dida Argadea - )

Saat dirilis tahun 1997, Suzuki Satria 120S dijual seharga Rp 4,9 juta, sementara Satria 120R dirilis pada 1998 harganya tembus Rp 10 juta OTR Jakarta.

Sebabnya ya itu tadi, krisis moneter bikin kondisi ekonomi sedang labil-labilnya, makanya harganya bisa melambung setinggi itu.

Di luar itu, memang Suzuki Satria 120R juga di-upgrade lumayan banyak sih.

Tampangnya sih sama saja dengan versi S 5-speed, kecuali cuma pakai warna dan striping lebih sporti.

Tapi performanya naik lebih beringas lagi, berkat karburator lebih besar 2 mm pakai Mikuni VM 20 SS, sehingga tenaganya menjadi 13,5 dk dan torsi 13,2 Nm.

Dan di Satria 120R sistem starternya hanya ada model engkol atau kick starter, sedangkan versi 120S lengkap ada elektrik dan engkol.

Makanya bobot yang 120R juga berkurang, dari versi S 102,5 kg, kini pada versi R jadi 100 kg saja.

Tester OTOMOTIF saja kala itu ngaku badan seperti 'ketnggalan' gara-gara akselerasi yang nampol, hahaha.

Evolusi Satria tak berhenti di situ.

Tahun 1999, Satria 120R kembali dirilis, kali ini dengan cakram di kedua rodanya.

Bodinya tak ada ubahan dari versi sebelumnya, tapi pakai warna yang lebih berani seperti kombinasi biru dan kuning, dan peleknya dilabur putih dengan cakram merah.

Tabloid OTOMOTIF no.38-XXVII 2018 Hal.29
Suzuki Satria 120R double disc brake 1999

Tambahan ini makin membuat Satria bak motor balap jalan raya.

Area mesin tak ada ubahan alias sama persis dengan Satria 120R lawas, masih bertenaga 13,5 dk dan torsi 13,2 Nm.

Edisi Terakhir

Tahun 2004 menandai kemunculan Satria dua tak generasi terakhir, sebelum nama Satria berubah menjadi sosok motor ayam jago bermesin 4-tak.

Suzuki Indonesia mengimpor Satria 120R dengan embel-embel LSCM atau yang lebih dikenal dengan julukan ‘Satria Hiu’ langsung dari Malaysia.

Satria Hiu memiliki bodi yang sama sekali beda.

Suzuki
Satria 120R LSCM alias Satria Hiu diimpor dari Malaysia

Headlamp menyipit, bodi depan lebih ramping tapi bagian belakang tetap gendut, jauh lebih sporti.

Menariknya lagi, di versi ini panel instrumennya sudah dilengkapi takometer.

Mesin tetap sama, tapi tenaganya meningkat jadi 15 dk.

Transmisinya tetap kopling manual 6-percepatan.

Peleknya model palang dicat hitam dan dilengkapi rem cakram di kedua roda.

Tahun 2005 menjadi tahun terakhir Satria 2-tak dijual di Indonesia, karena setelahnya klan Satria diteruskan oleh Satria F150 4-tak yang berkode FU.