Berhenti Pakai Solar Subsidi, Jeroan Mesin Lebih Awet dan Bebas Jebol

Angga Raditya - Rabu, 20 Juli 2022 | 08:00 WIB

Mesin Toyota Fortuner diesel (Angga Raditya - )

GridOto.com - Solar subsidi, seperti yang sudah kita ketahui mempunyai beberapa problematika khas.

Dilansir dari onesolution.pertamina.com, solar subsidi mempunyai angka setana alias cetane minimal 48.

Selain itu, kandungan sulfur dari solar subsidi cukup tinggi, yaitu 0.05% m/m alias 2.500 part per million (ppm) maksimal.

Spek solar subsidi ini mempunyai dampak negatif pada mesin diesel apabila tidak diiringi perawatan rutin pada komponen mesin.

Ecotrade Group
Ilustrasi Catalytic converter knalpot yang rusak

Baca Juga: Mobil Diesel Isi BBM Tidak Sesuai Rekomendasi, Ketahuan dari Sini 

"Sulfur-nya bisa bikin injektor mampet, jalur solar juga jadi mampet," terang Davin Elika dari Elika Automotive Performance, Sunter, Jakarta Utara.

Selain itu, "Solar subsidi ini banyak soot alias ampas, ini yang bikin katalik jadi mampet," ujar Davin, sapaannya.

Ampas yang menyumbat catalytic converter ini bisa mengakibatkan mesin jebol apabila dibiarkan begitu saja.

"Karena gas buang dari mesin jadi tersumbat, enggak bisa keluar," tuturnya.