Masuk Era Elektrifikasi, Ketua Umum IMI Bamsoet Dorong BUMN Ikut Bangun Kendaraan Listrik

Muslimin Trisyuliono - Kamis, 14 Juli 2022 | 20:04 WIB

Bambang Soesatyo yang telah meminang dua unit MG 5 GT sekaligus berwarna Light Up Yellow dan Black Knight. (Muslimin Trisyuliono - )

GridOto.com - Pemerintah tengah gencar mendorong penggunaan kendaraan listrik untuk menangani perubahan iklim dan mengurangi emisi karbon di sektor transportasi.

Sejumlah aturan pun sudah diterbitkan untuk memuluskan program penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) tersebut.

Salah satunya dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang percepatan program KBLBB untuk transportasi jalan.

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Bambang Soesatyo, berharap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) turut mendukung dengan membuat kendaraan listrik.

"Saya harap BUMN-BUMN sudah berorientasi untuk mendukung tidak hanya baterai yang difokuskan saat ini, tapi juga membangun kendaraan listriknya baik motor dan mobil," ujar Bamsoet di sela serah terima pemilik awal MG 5 GT di Jakarta, Rabu (13/07/2022).

Hendra
Deretan mobil listrik yang diuji dalam PLN BEV Touring Jakarta-Bandung


Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menilai, komponen kendaraan listrik jauh lebih sederhana dibanding kendaraan konvensional.

"Kalau dibandingkan kendaraan konvensional sekitar 8.000 item. Kendaraan listrik komponen lebih sedikit, selebihnya sama seperti AC, penggerak roda, dinamo dan baterai," jelas Bamsoet.

"Sehingga lebih sederhana membangun pabrik mobil atau mobil listrik dibanding mobil dengan bahan bakar minyak. Sekarang tinggal kemauan kuat pemerintah mendorong," sambungnya.

Selain itu, Bamsoet mengungkapkan juga akan memberi gebrakan dengan memperkenalkan motor listrik Bike Smart Electric (BS Electric).

Baca Juga: Beli Dua Unit MG 5 GT, Bamsoet Dorong MG Segera Jual Mobil Listrik di Indonesia

Rencananya motor listrik besutan IMI ini bisa dibeli masyarakat dengan harga yang cukup terjangkau.

"Motor listrik BS Electric ini sekarang lagi uji tipenya, kalau sudah akan dijual ke masyakarat harganya di bawah Rp 10 juta produksi di Sidoarjo," pungkasnya.