Cek Hyundai IONIQ dan KONA Electric di Pasar Mobil Bekas, Setahun Pemakaian Harga Turun Ratusan Juta Rupiah?

Wisnu Andebar - Selasa, 21 Juni 2022 | 15:40 WIB

Hyundai Ioniq Electric (Wisnu Andebar - )

GridOto.com - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) bisa dibilang menjadi salah satu pabrikan otomotif yang cukup agresif dalam menghadirkan kendaraan listrik di Tanah Air.

Enggak tanggung-tanggung, pabrikan asal Korea Selatan ini langsung meluncurkan dua mobil listriknya, yaitu IONIQ Electric dan KONA Electric pada November 2020 lalu.

Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer keduanya mencapai 588 unit sepanjang 2021 lalu.

Jika diperinci, Hyundai IONIQ Electric yang terdiri dari dua tipe yakni Prime berhasil terdistribusi 27 unit dan Signature 201 unit.

Sedangkan Hyundai KONA Electric hanya memiliki satu tipe, yaitu Signature dengan mencatatkan wholesales 360 unit.

Seiring berjalannya waktu, mobil listrik pertama Hyundai yang dijual di Indonesia ini pun mulai bermunculan unit bekasnya, walaupun masih sangat jarang di pasaran.

Seperti yang GridOto.com temukan di showroom mobil bekas KJV Car Selection, terdapat satu unit Kona Electric facelift bekas lansiran 2021.

"Tersedia satu unit KONA Electric kondisi seperti baru dengan harga Rp 600 juta, jarak tempuh baru 5.000 km dan pajak hidup sampai Mei 2023," ujar William, Owner KJV Car Selection kepada GridOto.com, Senin (21/6/2022).

Adapun harga KONA Electric pada 2021 lalu dibanderol Rp 697 juta on the road (OTR) DKI Jakarta dengan kondisi baru dari dealer.

Baca Juga: Murah Banget! Pajak Mobil Listrik Hyundai Kona di Jawa Tengah Gak Sampai Rp 1 Juta

Artinya, depresiasi harga mobil listrik pabrikan berlogo 'H' miring ini hampir menyentuh ratusan juta rupiah, hanya dalam kurun setahun pertama pemakaian.

"Menurut saya masih bagus (penurunan harganya), karena cenderung stabil dan unit yang dijual tidak banyak," tutur pria yang buka showroom di BSD City, Tangerang.

Ia juga mengungkapkan tidak khawatir akan kesulitan menjual mobil listrik dibandingkan mobil konvensional.

"Saya rasa sama saja, namanya jual mobil semua tergantung jodohnya. Selama jualnya dengan kondisi bagus dan harga termurah, niscaya sih akan tetap laku," ucap Willy, sapaan akrabnya.

Rizky A./GridOto.com
Hyundai Kona Electric

Sementara itu Owner showroom mobil bekas Auto ZIR, Kemal Arfan, mengungkapkan bahwa sejauh ini dirinya belum pernah mendapatkan unit mobil listrik.

Kendati demikian, Kemal mengaku tertarik menjual mobil listrik bekas macam Hyundai KONA Electric maupun IONIQ Electric.

"Boleh dong, kalau saya punya unitnya kemungkinan akan jual KONA Electric di bawah Rp 600 juta sambil meraba pasar," terang pria yang buka showroom di Duren Sawit, Jakarta Timur ini.

Bukan asal pasang harga, namun semua sudah dipertimbangkan berdasarkan beberapa faktor, salah satunya ialah seberapa besar permintaan di pasar mobil bekas.

"Jadi penurunannya bisa sekitar 10 sampai 20 persen setelah setahun pemakaian, dan tahun berikutnya terus bertambah lima sampai tujuh persen," sambungnya.

Menurut Kemal, penurunan harga jual 10 sampai 20 persen setelah setahun pemakaian tergolong lumayan besar, jika dibandingkan mobil-mobil yang penyerapannya cukup baik di pasaran.

"Mobil-mobil bekas yang sekarang banyak dicari kan keliatan, contohnya Toyota Veloz TSS, Honda BR-V Prestige, dan lainnya. Kalau ini paling depresiasinya tujuh persen pada tahun pertama," papar Kemal.

Berdasarkan pantauan GridOto.com melalui situs jual beli online, harga Hyundai Kona Electric bekas dijual mulai Rp 555 juta hingga Rp 650 juta untuk keluaran 2020 dan 2021.

Sedangkan Hyundai IONIQ Electric bekas terpantau dihargai Rp 510 juta untuk lansiran 2021.

Sebagai perbandingan, pada 2021 lalu harga Hyundai IONIQ Electric dalam kondisi baru dibanderol Rp 637 juta hingga Rp 677 juta OTR DKI Jakarta.