Figur, Wayan Pariama, Head of Government and Industry Relations Adira Insurance, Bicara Soal Asuransi Kendaraan di Indonesia

Muhammad Mavellyno Vedhitya - Jumat, 27 Agustus 2021 | 21:00 WIB

Wayan Pariama, Head of Government and Industry Relations Adira Insurance (Muhammad Mavellyno Vedhitya - )

Baca Juga: Figur - Hartawan ‘Hauwke’ Setjodiningrat, Doyan Meracuni Anak Muda Demi Melestarikan Mobil Kuno di Indonesia

Muhammad Ermiel Zulfikar/GridOto.com
Wayan Pariama

"Setiap ada kendaraan yang baru, baru ada asuransi," kata pria asli Bali ini.

Lantas, bagaimana dengan orang yang memiliki mobil yang sudah lunas, apakah perlukah diberikan asuransi lagi?

Dikatakan Wayan, kendaraan yang lama itu biasanya tetap berasuransi kalau orangnya merasa perlu diasuransikan.

"Akan tetapi, umumnya kalau orang sudah lunas bayar cicilan, dia akan merasa terserah saya, mau asuransi atau tidak," sebutnya.

Selain mobil, motor pun juga tidak luput dari asuransi kendaraan.

Namun, diakui Wayan kalau kebanyakan asuransi kendaraan motor jarang yang melakukan perpanjangan.


Kalau di mobil kebanyakan masih beli asuransi.

"Tetapi ada juga yang tidak mau, ada berbagai alasan, misalnya orang beranggapan dari kemarin nggak hilang, jadi dia menganggapnya besok-besok juga nggak akan hilang," tutup Wayan.

Baca Juga: Figur - Gatot Nugroho, Siasat Bertahan Planet Ban di Tengah Pandemi