Viral Pengumuman Motor 2-Tak Dilarang Isi Pertalite, Pencinta Suzuki Satria 120 R Sebut Kurang Kreatif

Wisnu Andebar - Minggu, 22 Agustus 2021 | 18:15 WIB

Ilustrasi mengisi BBM di SPBU (Wisnu Andebar - )

GridOto.com - Viral di media sosial soal pengumuman yang menyatakan motor 2-tak dilarang isi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di seluruh SPBU Pertamina mulai hari ini, Minggu (22/8/2021).

Dalam foto lembar surat edar tersebut terdapat logo Pertamina, nomor surat, cap dan contact center Pertamina.

Namun ternyata, pengumuman yang membuat geger para pencinta motor 2-tak ini tidak benar adanya alias hoaks.

"Pengumuman tersebut tidak benar ya," kata Heppy Wulansari, Pjs VP Corporate Communication Pertamina saat dihubungi GridOto.com, Minggu (22/8/2021).

GridOto.com
Pengumuman Pertamina stop melayani motor 2 tak mengisi Pertalite ternyata hoaks.

Pengumuman hoaks tersebut sontak juga mendapatkan respons dari para pencinta motor 2-tak, salah satunya komunitas Suzuki Satria 120 R.

"Buat yang menyebarkan hoaks. kalau memang kurang suka dengan motor 2-tak jangan begitu lah caranya, lebih baik saling menghargai daripada menyebar berita bohong," ujar Melky Prasetyo dari komunitas Satria 120 Tangerang Selatan (Tangsel).

Sementara itu, Rachmat Chairul Rizal, owner bengkel spesialis Suzuki Satria 2-tak Rachmat Garage memilih menanggapinya dengan santai.

Menurut pria yang juga pencinta Satria 2-tak sejak 2004 ini, orang yang menyebar pengumuman hoaks kurang kreatif.

Baca Juga: Bikin Heboh, Beredar Kabar Mulai Besok Semua SPBU Pertamina Stop Layani Motor 2-Tak Isi Pertalite, Ini Kata Pertamina

Baca Juga: Biar Enggak Penasaran, Ini Lho Alasan Pertamina Dex Tangki Penyimpanannya Sendirian di Atas Tanah

"Kalau mau bikin berita hoaks, sekalian yang benar-benar bikin kepala pencinta motor 2-tak kebakaran jenggot," ucap Rachmat seraya tertawa.

Masyarakat diimbau harus lebih jeli dan waspada terkait informasi yang beredar di media sosial, salah satunya terkait SPBU Pertamina.

Apabila ingin mendapatkan informasi tentang produk dan layanan Pertamina dapat menghubungi call center 135.