Ganti Busi Motor Multi Silinder Harus Bersamaan, Kenapa Begitu?

Muhammad Farhan - Selasa, 16 Maret 2021 | 09:40 WIB

Ilustrasi ganti busi Kawasaki Ninja 250 (Muhammad Farhan - )

GridOto.comGanti busi pada motor multi silinder harus dilakukan secara bersamaan dalam waktu yang sama, kenapa begitu?

Pada motor multi silinder, umumnya terpasang satu busi per jumlah silinder yang dimiliki oleh mesin.

Misalkan pada motor dua silinder, berarti ada dua buah busi yang di masing-masing silindernya terpasang satu.

Pabrikan motor menyarankan untuk ganti busi secara serentak meskipun kondisinya ada yang belum aus pada mesin multi silinder.

Baca Juga: Busi Motor Sudah Aus Jangan Diakali, Begini Efeknya Buat Mesin

“Hal ini dilakukan supaya kinerja pembakaran mesin di tiap silinder bisa berlangsung secara optimal, sehingga mesin bisa bekerja secara seimbang,” ujar Ahmad Mujahid, mekanik Kawasaki Kawansakti Bintaro, Tangerang Selatan.

Dengan diganti bersamaan, kemungkinan mesin motor mengalami pincang atau missfiring akibat ada busi yang lemah di salah satu silinder bisa dicegah.

Jika hanya diganti sebagian, kondisi ruang bakar antar silinder di mesin juga berpeluang mengalami perbedaan satu sama lain.

ryan/gridoto.com
Setiap silinder terpasang satu busi di mesin

“Deposit kerak karbon dari hasil pembakaran juga bisa tidak seimbang nantinya antar silinder, makanya perlu diganti bersamaan,” lengkapnya.

Baca Juga: Apa Efeknya Kalau Motor Matic dan Motor Sport Tukar Pakai Oli Mesin?