Belum Resmi Dioperasikan, Pagar Pembatas Jalan Tol Balsam Seksi 1 Malah Dirusak Warga Sekitar, Begini Penjelasannya

Ruditya Yogi Wardana - Kamis, 25 Februari 2021 | 08:15 WIB

Ilustrasi jalan Tol Balikpapan-Samarinda. (Ruditya Yogi Wardana - )

Lisa melanjutkan, pembongkaran pagar pembatas yang dilakukan warga tersebut lantaran akses jalan Desa Tani Bakti di Samboja terputus akibat longsor.

"Mereka minta jembatan penyeberangan. Kami akan segera mengupayakan itu," tegasnya.

Rencananya, dampak longsor serta pengerasan jalan menuju jembatan penyeberangan akan dikerjakan oleh pihak Jasamarga Balikpapan-Samarinda (JBS).

"Untuk pagar pembatas yang dibongkar pun akan diperbaiki JBS dan dipasang papan pengumuman untuk tidak merusak pagar. Kami juga sudah sosialisasi kepada warga agar tidak boleh membongkar lagi, karena jalan tol akan dioperasikan dalam waktu dekat," jelas Lisa.

Baca Juga: Proses Lelang Proyek Tol Jembatan Balikpapan-PPU Ditunda Sementara Waktu, Ada Masalah Apa Nih?

Sekadar informasi, jalan tol Balsam memiliki bentang sejauh 97,99 Km dan terbagi menjadi lima seksi.

Seksi 1 ruas Balikpapan-Samboja sepanjang 35,03 Km, Seksi 2 ruas Samboja-Muara Jawa sejauh 30,98 Km dan Seksi 3 ruas Muara Jawa-Palaran dengan bentang 17,30 Km.

Kemudian Seksi 4 ruas Palaran Samarinda sejauh 16,59 Km dan Seksi 5 ruas Sepinggan-Balikpapan depanjang 24,09 Km.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pagar Pembatas Tol Balikpapan-Samarinda Dibongkar Warga untuk Akses Jalan ke Kebun.