Street Manners: Kondisi Badan Kurang Fit, Bolehkah Menyetir atau Bekendara?

Naufal Shafly - Selasa, 13 Oktober 2020 | 18:05 WIB

Ilustrasi mengemudi saat badan kurang fit (Naufal Shafly - )

GridOto.com - Banyak sekali pengendara yang memaksakan menyetir ataupun mengendarai motornya saat kondisi badan sedang kurang fit.

Lantas, jika dilihat dari kacamata safety, apakah hal ini berbahaya?

Menanggapi hal ini, Andry Berlianto, praktisi defensive driving dan defensive riding Indonesia, memberikan komentarnya.

Menurut Andry, pengendara yang sedang kurang fit lebih baik tidak usah beraktivitas mengemudi ataupun berkendara, sebab, kondisi badan yang kurang fit membuat refleks menjadi berkurang.

Baca Juga: Street Manners: Pikir-pikir Lagi Kalau Mau Lepas Sepatbor Motor, Bisa Ganggu Pengendara Lain!

"Tentunya kondisi tersebut (badan kurang fit) akan melemahkan konsentrasi dan reaksi dari pengemudi itu sendiri," ucap Andry saat dihubungi GridOto.com, Selasa (13/10/2020).

Ia memberi gambaran, dalam kondisi normal, pengemudi hanya memiliki waktu 2 detik dalam mengambil keputusan terkait kejadian di sekitarnya.

"Saat tubuh tidak fit, misal karena stress, ngantuk, emosi, lelah, lemas, letih, sakit dan lain-lain, waktu reaksi kita akan melambat lebih dari 2 detik," ucap Andry.

Baca Juga: Street Manners: Ini Alasan Wajib Pakai Sarung Tangan Full Finger Saat Riding

Oleh sebab itu, jika kondisi badan kurang fit, Andry menyarankan pengemudi lebih baik istirahat.

"Istirahat itu penting bagi seorang pengemudi, dimana saat ada gejala lelah atau fatigue maka kewajiban yang bersangkutan adalah istirahat atau tidur," tutupnya.