Cuma Raih Podium Tiga di MotoGP Andalusia 2020, Begini Perasaan Valentino Rossi Kepada Maverick Vinales

Muhammad Mavellyno Vedhitya - Kamis, 30 Juli 2020 | 09:35 WIB

Valentino Rossi raih podium tiga di MotoGP Andalusia 2020 (Muhammad Mavellyno Vedhitya - )

GridOto.com - Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi terkesan dengan performa yang ditunjukkan rekan satu timnya, Maverick Vinales, di MotoGP Andalusia 2020.

Meski sempat bersaing ketat, menurut Rossi, Vinales layak berada di podium kedua pada balapan tersebut.

Tampil baik, The Doctor yang mengawali balapan dari posisi keempat dan langsung berada di kelompok terdepan bersama Maverick Vinales, dan pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo.

Bahkan, pembalap 41 tahun tersebut sempat bertahan cukup lama di posisi kedua.

Baca Juga: Bos Petronas Yamaha SRT Mengaku Sempat Ragu dengan Valentino Rossi

Sayangnya, ketika balapan hanya menyisakan empat lap terakhir, posisinya berhasil disalip oleh Vinales di tikungan keempat.

“Saya membuat kesalahan dalam pertarungan melawan Vinales, tapi dia sedikit lebih cepat," ujar Rossi, dilansir dari Speedweek, Kamis (30/7/2020).

YamahaMotoGP.com
Maverick Vinales mengakui kesulitan untuk bernapas saat berada di belakang Valentino Rossi di balapan MotoGP Andalusia 2020


"Saya harus membiarkannya lewat, ia pantas berada di posisi ke-2 karena dia sedikit lebih cepat di finish,” tambahnya.

Rossi pun mengatakan kalau dirinya masih memiliki tugas yang harus dilakukan pada lima putaran terakhir.

Baca Juga: Video Review MotoGP Andalusia 2020: Comeback Marc Marquez Tertunda, Valentino Rossi Akhirnya Naik Podium Lagi

"Tapi, setidaknya kami tidak seburuk itu di 20 lap pertama,” katanya.

The Doctor juga mengaku senang dengan start yang cukup baik pada balapan tersebut.

Rider veteran Yamaha itu senang kalau dirinya cukup terbantu dengan perangkat baru yang dipakai di YZRM1 miliknya musim ini.

Perangkat tersebut adalah Holeshot yang digunakan untuk membantu pembalap melakukan start dengan lebih baik.

Baca Juga: Valentino Rossi Menderita, Fabio Quartararo Enggak Khawatir dengan Mesin Yamaha M1

Perangkat ini sejatinya bukan teknologi yang benar-benar baru, karena teknologi ini pertama kali digunakan di MotoGP oleh Ducati.

Cara kerja holeshot milik Yamaha tersebut adalah dengan menekan suspensi belakang hingga titik maksimal.

Nyatanya, perangkat tersebut mampu membuat Rossi merasa lebih baik saat tampil pada balapan seri kedua musim ini.

“Bagaimana kami memulai start sangat penting bagi saya, itu adalah kesuksesan besar. Saya ingin mengikuti Quartararo, tetapi dia sedikit lebih cepat. Dia juga memiliki gaya mengemudi yang sangat halus, dia tidak terlalu membebani ban," tandas Rossi.