Gara-gara Pandemi Covid-19, Konsumen Fleet Honda Banyak yang Negosiasi untuk Hal Ini

Wisnu Andebar - Sabtu, 18 Juli 2020 | 11:58 WIB

Konvoi Honda CR-V turbo di Bromo, Jawa Timur (Wisnu Andebar - )

GridOto.com - Wabah virus Corona (Covid-19) turut berdampak pada industri otomotif, salah satunya fleet market atau konsumen yang melakukan pembelian dalam jumlah banyak.

Hal tersebut pun dirasakan oleh PT Honda Prospect Motor (HPM).

Yusak Billy, selaku Business Innovation and Marketing and Sales Director HPM mengatakan, pandemi Covid-19 ini berdampak terhadap pasar secara keseluruhan, termasuk konsumen fleet.

Baca Juga: Komentar Honda Soal Kemunculan CR-V Facelift di Thailand, Cocok Buat Pasar Indonesia?

"Salah satu yang kami lihat adalah negosiasi untuk penundaan pembayaran," kata pria yang akrab disapa Billy itu kepada GridOto.com, Jumat (17/7/2020).

Billy menyebutkan, secara umum tidak banyak perubahan untuk komposisi konsumen fleet, yakni paling besar tetap datang dari private company.

Ia pun berharap, fleet market Honda di tahun ini bisa melebihi perolehan tahun lalu.

"Saat ini kami terus berusaha meningkatkan kontribusi fleet kami dari sekitar 6 persen di tahun lalu," ungkapnya.

Baca Juga: Siapa Medium SUV Teririt, CR-V Turbo, X-Trail, CX-5, atau Almaz?

Untuk itu, pihaknya juga juga mengaku aktif dalam melakukan pendekatan ke private company maupun pemerintah.

"Sehingga bisa menjadi salah satu pendukung untuk penjualan di semester kedua tahun ini," sambungnya.

Ia menambahkan, kontribusi terbesar untuk fleet saat ini didominasi CR-V sebanyak 27 persen, disusul Brio 22 persen, dan HR-V 21 persen.