Penjualan Juni 2020 Diklaim Meningkat, Honda Kembali Produksi Mobil Secara Bertahap

Wisnu Andebar - Senin, 6 Juli 2020 | 17:40 WIB

Honda Mobilio (Wisnu Andebar - )

GridOto.com - Meningkatnya permintaan pasar di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, membuat PT Honda Prospect Motor (HPM) kembali melakukan aktivitas produksinya mulai Juli 2020 ini.

Hanya saja, kapasitas produksi masih dalam jumlah yang tidak banyak, karena masih mengikuti permintaan pasar yang belum sepenuhnya kembali ke kondisi normal.

"Bulan ini kami sudah mulai produksi dengan jumlah yang masih kecil," kata Yusak Billy, selaku Business Innovation and Marketing and Sales Director HPM kepada GridOto.com, Senin (6/7/2020).

Ia menjelaskan, aktivitas produksi ini secara bertahap akan terus ditingkatkan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai peraturan PSBB transisi.

Baca Juga: Update Harga Honda Brio Juli 2020, Tipe RS CVT Hampir Rp 200 Juta

"Bulan depan (Agustus 2020) dilanjutkan dengan jumlah yang meningkat secara bertahap," terangnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan pada Juni 2020 penjualan Honda menunjukkan tren positif jika dibandingkan dengan penjualan bulan sebelumnya.

"Dilihat dari jumlah booking yang masuk, di bulan Juni lebih baik dibandingkan bulan Mei," imbuhnya.

Billy menjelaskan, meningkatnya penjualan di bulan Juni 2020 karena sejumlah kegiatan maupun aktivitas yang awalnya dibatasi, bertahap mulai dilonggarkan pada masa PSBB transisi.

Baca Juga: Harga Bekas Honda Mobilio 2014-2016, Tipe S M/T Cuma Rp 100 Jutaan

"Karena didukung peningkatan aktivitas konsumen di masa transisi dan juga indikator makro ekonomi yang cukup positif," jelas Billy.

Sebagai informasi, sebelumnya pabrik yang memproduksi Honda BR-V, CR-V, Jazz, HR-V, Mobilio, dan Brio itu distop sejak 13 April 2020 silam.

Sebab, turunnya permintaan pasar mulai dirasakan sejak pertama kali pandemi Covid-19 diumumkan pada Maret 2020 lalu.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), retail sales Honda pada Maret 2020 membukukan 10.657 unit, turun 10,5 persen dibandingkan bulan sebelumnya sebanyak 11.918 unit.

Pada April 2020 penjualan kian anjlok, merek asal Jepang ini hanya menorehkan 1.855 unit, dan Mei 2020 semakin parah dengan hanya mengantongi 1.291 unit.