PPF Masih Dianggap Asing, Bos Wealthy: Masyarakat Kurang Sayang Sama Mobilnya

Harun Rasyid - Jumat, 19 Juni 2020 | 20:10 WIB

PPF Wealthy bertekstur glossy (Harun Rasyid - )

Selain sering dibandingkan dengan ceramic coating, masyarakat juga lebih memilih mengecat ulang ketika mobilnya baret atau rusak catnya.

Baca Juga: Bos Wealthy Sebut Teknologi Kaca Film di Indonesia Tertinggal, Konsumen & Produsen Harus Berbenah!

"Masyarakat yang bodi mobilnya rusak memilih perbaiki bodi atau cat ulang saja daripada pakai PPF, padahal kalau cat ulang di bagian baretnya saja tidak bakal sama warnanya. Pasti belang dengan cat aslinya," jelas Bos Wealthy tersebut.

Sekadar informasi, PPF sendiri punya dua jenis varian yang terbuat dari bahan berbeda yaitu, Polyurethane dan Hidrokarbon.

Billy
Arief Hidayat, CEO Wealthy group kasih garansi ketersedian barang dan harga


Saat ditanya soal harga terbaru PPF, Arief enggan memberi jawaban.

Namun saat produk ini diluncurkan tahun lalu, 1 set PPF varian berbahan Hidrokarbon harganya mulai Rp 25 juta hingga Rp 45 juta tergantung ukuran mobil.

Baca Juga: Mitos Khasiat Air AC Untuk Radiator Dibantah Bos Wealthy, Ternyata Ini Dampaknya

Sedangkan varian berbahan Polyurethane dibanderol mulai Rp 45 juta hingga Rp 55 juta.