Toyota Pastikan Penjualan April 2020 Anjlok, Ini Penyebabnya

Wisnu Andebar - Selasa, 5 Mei 2020 | 19:12 WIB

Ilustrasi Toyota Avanza (Wisnu Andebar - )

GridOto.com - Penjualan PT Toyota Astra Motor (TAM) April 2020 dipastikan mengalami penurunan imbas dari pandemi Covid-19.

Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director TAM mengatakan, bahwa pihaknya masih merekap data penjualan April 2020, tapi dengan adanya dampak Covid-19 tentu akan mempengaruhi penjualan April 2020.

"Kondisi ekonomi, leasing yang lebih ketat, kemudian PSBB juga mengurangi pergerakan orang, pastinya kondisi penjualan April 2020 ada penurunan dibandingkan Maret 2020," ujar Anton melalui live Instagram @pressroom_toyota, Selasa (5/5/2020).

Meski begitu, ia memaklumi kondisi tersebut, karena PSBB sendiri untuk kepentingan bersama agar penyebaran Covid-19 bisa cepat teratasi.

Baca Juga: Update Harga Bekas Toyota Agya, Mulai Rp 70 Juta Dapat Tipe E M/T 2015

Ia berharap, satu hingga dua bulan ke depan kondisi dapat membaik dan penjualan bisa kembali normal.

Sebagai informasi, penjualan whole sales atau distribusi dari pabrik ke dealer Toyota dan Lexus di Januari 2020 berada di angka 24 ribuan unit, kemudian Februari 2020 sekitar 25 ribu unit, dan Maret 2020 sekitar 26 ribuan unit.

"Jadi itu adalah penjualan di tiga bulan pertama, dan relatif sampai Maret 2020 whole sales masih lumayan lancar karena situasi Covid-19 masih belum marak dan belum ada PSBB," ungkap Anton.

Namun, untuk retail sales atau penjualan dari dealer ke customer Maret 2020 mulai menunjukkan dampak dari Covid-19.

Baca Juga: Substitusi Filter Oli Avanza Baru Pakai Punya Avanza Lawas, Bisakah?

"Mungkin sedikit di bawah prediksi kami, karena penjualan retail sales Maret 2020 hanya sekitar 17 ribu unit, harusnya di atas 20 ribu unit mengikuti whole sales-nya," tandasnya.

Ia menambahkan, hal itu bisa terjadi karena pada minggu ke tiga dan empat Maret 2020 mulai terdampak Covid-19.